Rabu, September 30, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Ekonomi

Aksi Unjuk Rasa GEBRAK Hari Ini: Kritik Kepemimpinan dan Kebijakan Jokowi

redaksi by redaksi
2022-10-20
in Ekonomi, Hukum, Nasional, Politik, Sosial dan Budaya
0

Foto: peraga yang dibawa berisi tuntutan GEBRAK dalam aksi hari ini, Kamis (20/10/2022), di dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Hari ini, Kamis (20/10/2022), ratusan orang dari Gerakan Buruh Bersama Rakyat atau GEBRAK melakukan aksi unjuk rasa di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat. Mereka membawa beberapa isu atau tuntutan.

Isu atau tuntutan itu di antaranya meminta agar harga BBM diturunkan–stabilkan harga kebutuhan pokok, Cabut Omnibus Law, menolak revisi UU Sisdiknas, menolak RKUHP, cabut UU PPP (P3), dan lainnya. Atas hal itu, Ketum Aliansi KASBI, sekaligus Jubir GEBRAK Nining Elitos meminta kepada pemerintahan Jokowi-Amin untuk menghentikan mengeluarkan macam-macam regulasi yang semakin tidak berpihak pada rakyat Indonesia.

Related posts

Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30
Buruh Tagih DPR: Jangan Sekadar Kejar Target RUU Ketenagakerjaan

Buruh Tagih DPR: Jangan Sekadar Kejar Target RUU Ketenagakerjaan

2026-09-30

“Kalau nanti rakyat turun ke jalan karena marah dan tutup tol, jangan salahkan mereka. Jangan represif kepada mereka. Jangan tangkap merek. Perlu ditangkap itu koruptor, karena yang tidak menjalankan mandat dari rakyat,” orasi Nining mengingatkan.

Ia juga menganggap bahwa Pemerintahan Jokowi-Amin tidak memberikan Kemakmuran dan kesejahteraan kepada rakyat. Rezim Jokowi, kata Nining, Rezim gagal dan tidak berpihak pada rakyat.

“Aksi ini bukan pertama tetapi ini aksi ini aksi ratusan bahkan jutaan, untuk mengingatkan kekuasaan agar mengerti apa yang menjadi kepentingan rakyat bangsa dan negara. Tapi apa yang kita rasakan saat ini, kekuasaan malah menjadi bagian komprador,” tegasnya.

Sebagai contoh, adanya eksploitasi serta penindasan kepada rakyat yang terjadi di banyak pelosok. Tidak hanya buruh, melainkan generasi lainnya (bangsa) Indonesia,” ungkapnya.

Ia mengingatkan kepada pemangku kepentingan supaya tidak hanya membutuhkan rakyat ketika waktu Pemilu tiba. Merengek dan mengemis kepada rakyat. Lepas itu, rakyat seperti tidak dibutuhkan lagi.

Selain Nining, banyak orator lainnya yang berorasi. Mereka di antaranya dari perwakilan atau pimpinan afiliasi GEBRAK, seperti perwakilan dari Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI).

Orator itu menyinggung terkait kenaikan harga BBM subsidi. Kenaikan itu kata dia bikin rakyat makin sengsara. Bahkan kenaikan harga BBM ini karena jokowi tidak memiliki hati.

“Alasannya karena kita yang dihantam pandemi, –banyak buruh yang tidak dibayar upahnya. Ada juga yang di-PHK karena dampak pandemi sehingga kita menjadi korban, termasuk saudara kita. Inilah yang saya maksud Jokowi tidak punya hati,” orasinya.

Seharusnya, kata dia, pemerintah fokus menyelesaikan pandemi Covid-19 serta memperbaiki ekonomi Indonesia.

“Ini mereka justru diam-diam menciptakan Omnibus Law UU Ciptakan Kerja, yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Padahal pada akhirnya inkonstitusional diputus MK. Tapi mereka tetap ngotot dan menjalankannya,” ungkapnya.

Hal ini, kata dia, membuat pemerintah tidak peduli dengan rakyatnya. Pemerintah tidak peduli dengan buruh dan keluarga buruh (rakyat). Tidak peduli juga dengan buruh yang tidak memiliki status di perusahaan (tidak bekerja/PHK).

Mestinya, menurut dia, Jokowi di akhir masa sebagai Presiden dan ingin dilirik partainya, memperhatikan kesejahteraan rakyatnya.

“Tapi kan akhirnya (nyata) tidak. Artinya, mereka bukan pimpinan kita. Bukan pimpinan rakyat. Dan saya rasa, semua UU tidak berpihak kepada rakyat,” kata dia.

Aksi mereka selesai kira pukul 18.00 WIB. Sebelum ke pusat aksi (Patung Kuda), massa berkumpul di depan kantor ILO, Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka melakukan longmarch ke sana.

Tergabung dalam GEBRAK: KPR, KSN, SEMPRO, KASBI, KPBI, SGBN, FSBNN, perwakilan  mahasiswa (Gunadarma), KPA, dan lain-lain.

(Rob/parade.id)

Tags: #Buruh#GEBRAK#Sosial
Previous Post

Ketum PSSI Bermain Bola Bersama Presiden FIFA Dikritisi

Next Post

Solidaritas GEBRAK pada Tragedi Kanjuruhan

Next Post

Solidaritas GEBRAK pada Tragedi Kanjuruhan

Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30
Buruh Tagih DPR: Jangan Sekadar Kejar Target RUU Ketenagakerjaan

Buruh Tagih DPR: Jangan Sekadar Kejar Target RUU Ketenagakerjaan

2026-09-30
Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28
Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

2026-09-28

Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

2026-09-25

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lepi Ali Firmansyah Kembali Terpilih Menjadi Ketua PKB Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risiko Masih Pakai Windows 7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In