Selasa, September 29, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Analisis Media Sosial terkait Pendukung dan Penolak Penundaan Pemilu

Analisis media sosial, Drone Emprit merilis temuan seberapa besar pendukung dan penolak penundaan Pemilu 2024 di pemberitaan dan perbincangan media online dan media sosial.

redaksi by redaksi
2023-03-10
in Nasional, Politik, Teknologi
0
Analisis Media Sosial terkait Pendukung dan Penolak Penundaan Pemilu

Foto: bot analysis terkait Penundaan Pemilu oleh Drone Emprit, dok. akun Twitter Ismail Fahmi

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Analisis media sosial, Drone Emprit merilis temuan seberapa besar pendukung dan penolak penundaan Pemilu 2024 di pemberitaan dan perbincangan media online dan media sosial. Temuan pertama, bahwa tren pemberitaan dan perbincangan terkait isu Penundaan Pemilu mencapai titik tertinggi pada 3 Maret 2023, kemudian bergerak melandai namun dengan volume percakapan yang masih cukup tinggi.

Kedua, narasi pro kontra isu Penundaan Pemilu (27 Februari-8 Maret 2023 pukul 23.59 WIB): Media online: pro 5 persen, kontra 73 persen, netral 22 persen. Sementara di media sosial: pro 6 persen, kontra 91 persen, netral 3 persen.

Related posts

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28

Temuan ketiga, bahwa narasi pro diperoleh dari pernyataan yang mendukung putusan PN Jakpus serta wacana Penundaan Pemilu. Sedangkan narasi kontra berisi konten yang menentang wacana penundaan Pemilu.

Temuan keempat, Presiden RI Jokowi menegaskan pemerintah mendukung upaya KPU mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memutuskan menunda tahapan pemilu. Temuan kelima, disebut bahwa mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa ada yang aneh dan di luar nalar dengan keputusan dari PN Jakarta Pusat yang mengabulkan gugatan Partai Prima untuk menunda Pemilu 2024.

Selian Jokowi dan SBY, Megawati, melalui Hasto Kristiyanto menegaskan agar KPU tetap lanjutkan seluruh tahapan Pemilu.

Selain di atas, temuan itu juga mencantumkan keberatan penundaan Pemilu dari organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah, yang menilai bahwa putusan PN Jakpus atas gugatan Partai Prima terhadap KPU mencederai hukum dan melanggar konstitusi.

“Butir kelima amar putusan hakim melanggar Pasal 22E ayat (1) UUD 1945. Hal ini disampaikan lewat Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah,” demikian dikutip akun Twitter Ismail Fahmi selaku Founder Drone Emprit, Jumat (10/3/2023).

Pun dengan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburrokhman mengkritik langkah Komisi Yudisial yang berencana memanggil majelis hakim PN Jakarta Pusat imbas putusan yang mengabulkan tuntutan Partai Prima. Dirinya menilai peran KY dalam mengawasi hakim ada di level kode etik, bukan pada putusan yang diketuk oleh para hakim.

Selanjutnya, lewat perbincangan di media sosial diisi oleh klaster tokoh nasional, akun media, dan publik. Terakhir, peta perbincangan warganet didominasi oleh emosi Trust yang dipicu oleh keyakinan publik jika keluarnya keputusan PN Jakpus terkait penundaan Pemilu ditunggangi kelompok yang memiliki power.

Kesimpulan Analisis Drone Emprit

Bahwa tren perbincangan terkait Penundaan Pemilu mendapatkan sorotan sangat tinggi pasca PN Jakpus mengabulkan gugatan Partai Prima untuk menunda Pemilu 2024.

Perbincangan di media sosial dominan diisi narasi yang mengkritisi penundaan Pemilu. Tak hanya politisi, tapi pakar hukum, pengamat, petinggi partai, juga publik secara umum kritisi putusan PN Jakpus tersebut.

Beberapa tokoh besar kerap dikutip dalam wacana ini dan menolak penundaan Pemilu antaranya adalah Jokowi, SBY, Mahfud MD, Megawati melalui Hasto Krsitiyanto, Prabowo, Surya Paloh, Muhammad Busyro Muqoddas, Feri Amsari, Rocky Gerung, dan banyak lagi.

Di lain pihak, publik melihat penundaan pemilu sebagai upaya perpanjangan masa jabatan presiden. Warganet juga meyakini ada kelompok yang bekerja tersistematis dan konsisten mendorong wacana penundaan pemilu.

Beberapa nama disebut sebagai aktor paling bertanggung jawab atas naiknya isu penundaan Pemilu, antaranya LBP, Zulhas, Cak Imin, Airlangga H., M. Mardiono, Bamsoet, M. Qodari, Suharso Monoarfa, juga Romahurmuziy dari PPP.

Penolakan penundaan Pemilu juga dilakukan dengan coba menarik perhatian publik dengan menggunakan beberapa tagar, seperti #RakyatOgahTundaPemilu, #TolakTundaPemilu, #Tolak, #TolakPenundaanPemilu, juga #TolakPenundaanPemilu2024.

Video yang paling banyak beredar di publik, juga dominan berisi penjelasan dan argumentasi kenapa penundaan Pemilu harus ditolak, selain juga memaparkan rekam jejak hakim yang memutuskan penundaan Pemilu, juga soroti mantan petinggi BIN dalam Partai Prima.

Lebih jauh, warganet juga mempertanyakan kapabilitas dan kompetensi para hakim di Indonesia. Warganet mengangkat berbagai putusan hakim yang dinilai jauh dari keadilan dan terkesan “lucu”. Seiring dengan hal ini, beberapa narasi negatif juga mempertanyakan kredibilitas dan kebersihan para hakim.

Perbincangan tertinggi di media sosial terjadi pada 3 Maret 2023 (19.274 mentions), didorong kritikan putusan PN Jakpus soal penundaan Pemilu. Ekspos media online juga mengalami peningkatan pada 3 Maret (3.827 mentions), didorong berbagai penolakan penundaan Pemilu.

Percakapan dominan bernada kontra (91%): Jokowi diduga menjadi dalang penundaan Pemilu, Tekankan jika Pemilu akan berjalan sesuai dengan rencana, Sebut penundaan pemilu bertentangan dengan konstitusi, ajakan untuk melawan adanya penundaan Pemilu Percakapan pro (6%): Amplifikasi narasi soal upaya menghormati hasil putusan PN Jakpus, dukungan pada adanya penundaan Pemilu, amplifikasi penjelasan dari Partai Prima soal hak menjadi peserta Pemilu.

Perbincangan terlihat dominan dilakukan oleh akun-akun yang teridentifikasi organik. Metode analisis yang dilakukan Drone Emprit—periode dari 27 Februari 2023 pukul 00.00 WIB s.d. 8 Februari 2023 pukul 23.59 WIB. Sumber Media Online dan Twitter.

Keyword: Pemilu, Pemilihan Umum. Filter: penundaan, perpanjangan, tunda, menunda, ditunda, jakpus, jakarta pusat.

(Rob/parade.id)

Tags: #DroneEmprit#Pemilu2024politik
Previous Post

Puncak Panen Padi Nasional Tahun Ini Bulan Maret-April

Next Post

Penundaan Pemilu 2024: 18 Persen Pro, 82 Persen Kontra

Next Post
Penundaan Pemilu 2024: 18 Persen Pro, 82 Persen Kontra

Penundaan Pemilu 2024: 18 Persen Pro, 82 Persen Kontra

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28
Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

2026-09-28

Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

2026-09-25

APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

2026-09-24
Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

2026-09-24

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lepi Ali Firmansyah Kembali Terpilih Menjadi Ketua PKB Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Mula Berdirinya Kesultanan Utsmani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In