Selasa, Juli 14, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

Cerberus Terdeteksi Lagi, Bersembunyi di Aplikasi

redaksi by redaksi
2020-07-10
in Teknologi
0

Dok: Howtoremove.guide

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Baru-baru ini, malwareCerberus terdeteksi lagi menyamar sebagai aplikasi mata uang yang sah di Google Play.

Peneliti keamanan siber Avast menemukan, Cerberus menyaru sebagai aplikasi convertermata uang yang ditargetkan pengguna dari Spanyol.

Related posts

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

2026-01-06

Onno W Purbo Luncurkan Roadmap AI Gotong Royong: Lawan AI Mahal

2025-10-10

Aplikasi bernama Calculadora de Moneda(kalkulator mata uang) itu telah diunduh lebih dari 10.000 kali, menurut laporan ZDNet, diakses Jumat (10 Juli 2020),

Cerberus terkenal sebagai malware trojan yang menargetkan sektor finansial—makanya populer dengan sebutan “trojan perbankan”. Istilah trojan diadopsi dari taktik penyamaran “kuda troya” dalam kisah Perang Kota Troya di mitologi Yunani.

Menurut peneliti, tampaknya aplikasi jahat tersebut tidak langsung menunjukkan diri sebagai malware saat terdaftar di Google Play Store.

“Aplikasi tersebut berjalan layakanya sebagai aplikasi yang sah untuk beberapa pekan setelah diterima di Play Store,” kata peneliti.

Namun, ketika pengguna mulai mengunduh aplikasi pada Maret lalu, aplikasi itu awalnya tidak menimbulkan bahaya. Hanya, tanpa disadari pengguna, aplikasi kemudian memicu kode aktif layaknya “dropper” (penginstal malware secara diam-diam) untuk trojan Cerberus.

Kode yang menghubungkan Calculadora de Moneda ke server perintah-dan-kontrol (C2) milik penjahat diaktifkan beberapa pekan kemudian, memerintahkan aplikasi untuk mengunduh Paket Aplikasi Android (APK) tambahan ke perangkat.

Setelah dieksekusi, APK menjatuhkan Cerberus, trojan yang relatif baru dan baru beredar sejak Juni 2019.

Malware lalu “menyelimuti” seluruh aplikasi palsu tersebut Cerberus akan bersembunyi di latar belakang, menunggu pengguna untuk memasukkan kredensial akun daringnya, kemudian dicuri dan dikirim ke C2 penjahat.

Avast mencatat bahwa malware itu cukup canggih. Memiliki kemampuan: membaca pesan teks/SMS  (untuk membaca kode OTP) dan mengambil detail otentikasi dua faktor (2FA) yang dipakai pengguna.

Meski saat ini server yang terkoneksi dengan aplikasi dan Cerberus telah menghilang dari aplikasi, peneliti mengatakan, jangan mengabaikan malware tersebut.

“Meskipun ini hanya periode singkat, itu adalah taktik penipu yang sering digunakan untuk bersembunyi dari deteksi keamanan,” kata Avast.

(cyberthreat/PARADE.ID)

Tags: #Malware#Siber
Previous Post

Khawatir soal Corona, Italia Larang Masuk Wisatawan 13 Negara

Next Post

Kemendikbud Siapkan Modul Pembelajaran untuk Pendidikan Jarak Jauh

Next Post
Kemendikbud Siapkan Modul Pembelajaran untuk Pendidikan Jarak Jauh

Kemendikbud Siapkan Modul Pembelajaran untuk Pendidikan Jarak Jauh

Said Iqbal Selesaikan Mogok Kerja, PHK Batal di PT Molex Ayus

Perjuangan Mewujudkan Kesejahteraan Buruh Tidak Dapat Dipisahkan dari Upaya Pemberantasan Korupsi

2026-07-13
Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

2026-07-12
TANGKAP Kecam Vonis Ringan Terdakwa TPPO KM Awindo 2A

TANGKAP Kecam Vonis Ringan Terdakwa TPPO KM Awindo 2A

2026-07-11
Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah

Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah

2026-07-10
Ekonom Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Penyimpangan Rantai Pasok Energi

Ekonom Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Penyimpangan Rantai Pasok Energi

2026-07-10
Diskusi “Ngopi” Desak Bendera Alam Peudeung Dijaga sebagai Identitas Aceh

Diskusi “Ngopi” Desak Bendera Alam Peudeung Dijaga sebagai Identitas Aceh

2026-07-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

    Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Warga Bali Gugat Pemerintah terkait Banjir Sarbagita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi Buruh Desak UU Ketenagakerjaan Baru Rampung Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Frasa Ketua MPR “Diutus Presiden” ke Iran Dipersoalkan Pemuda Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonom: Dominasi Fiskal Ancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In