Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

Direktur CISDI yang Situsnya Diretas Singgung Peran Intelijen

redaksi by redaksi
2020-08-23
in Teknologi
0
Direktur CISDI yang Situsnya Diretas Singgung Peran Intelijen
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Situs web milik lembaga independen Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatitive (CISDI) mengalami serangkaian upaya peretasan sejak 18 Agustus 2020. Puncaknya, pada 21 Agustus situs web NGO itu sempat tidak bisa diakses. Setelah dibenahi, situs web belum stabil lantaran banyak data yang hilang.

Sejauh ini, belum diketahui pasti dari mana serangan itu berasal. CISDI juga masih mengkaji apakah akan melaporkan akses ilegal itu kepada polisi atau tidak.

Related posts

Prabowo Bantah Kabinet Gemuk Tidak Efisien

Prabowo Bantah Kabinet Gemuk Tidak Efisien

2026-10-21
Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

2026-10-01

“Kami masih melakukan investigasi untuk mengumpulkan bukti yang cukup. Baru nanti kami pikirkan langkah apa yang akan kami ambil,” kata Olivia Herlinda yang menjabat sebagai direktur kebijakan di CISDI saat dihubungi Cyberthreat.id, Sabtu malam (22 Agustus 2020).

CISDI selama ini dikenal kerap memberi masukan kepada pemerintah soal penanganan Covid-19. Pada April 2020, misalnya, CISDI menyatakan kapasitas tes yang mumpini seharusnya menjadi strategi pemerintah dalam menekan laju penularan Covid-19. Namun, saat itu tes PCR yang dilakukan di Indonesia belum memenuhi standar.

“Dengan populasi sebesar 270 juta, Indonesia paling tidak harus melakukan pemeriksaan ke 270.000 orang per minggu,” kata Olivia saat itu seperti dilansir liputan6.com.

CISDI juga termasuk dalam Koalisi Masyarakat Sipil yang mendesak Kementerian Kesehatan minta maaf lantaran mensomasi jurnalis Narasi TV Aqwam Fiazmi Hanifan pada awal Agustus lalu.

Saat itu, Kemenkes melayangkan surat peringatan lantaran Aqwam me-retweet unggahan media Al-Jazeera di Twitter dan disertai komentar yang dinilai menghina Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Surat peringatan dari Kemenkes itu, menurut Koalisi, dianggap sebagai sikap antikritik. Padahal, dalam masa sulit seperti pandemi Covid-19, menurut Koalisi, kritik lebih diperlukan karena berfungsi sebagai pengingat.

Olivia sendiri di akun Twitternya @oliviaherlinda pada 20 Agustus lalu menulis serangkaian cuitan tentang peran lembaga intelijen saat pandemi.

“Belakangan ini muncul pertanyaan, kenapa sebuah badan int*l*jen yang biasanya bekerja di balik layar mendadak muncul terus ketika pandemi, ya sponsor obat, ya mobile PCR gratis. Sebenarnya apa peran mereka dlm suatu keamanan dan kegawatdaruratan kesehatan? saya pun penasaran,” tulis Oliva.

“Tanpa bermaksud membatasi peran mereka untuk membantu penanganan pandemi, namun bila saja lembaga int*l*jen kita berfokus pada perannya, terutama dalam hal pengumpulan data, pelacakan dan surveilans, mungkin penanganan COVID di Indonesia bisa lebih baik?,” tambah Olivia.

Ditanya Cyberthreat.id tentang cuitan itu, Olivia mengatakan hal itu merupakan “bagian dari kajian dan mendorong  peran BIN (Badan Intelijen Negara) dalam pandemi untuk berfokus pada pengumpulan data dan informasi, pelacakan kasus dan surveilans.”

Ditanya apakah ada kemungkinan cuitan itu terkait dengan serangan siber yang dialami situs web organisasi yang dipimpinnya, Olivia mengatakan tidak berani berspekulasi siapa di balik peretasan mau pun motifnya.

“Terutama karena kejadian peretasan diindikasi mulai tanggal 18 Agustus, dan tweet saya tanggal 20 Agustus ya. Seharusnya tidak berkaitan kalau melihat kronologisnya,” kata Olivia.

Sebelumnya, pada Jumat dinihari (21 Agustus 2020), peretasan juga dialami situs berita Tempo.co. Pelaku mengubah tampilan halaman muka situs berita milik majalah Tempo itu. Itu terjadi di tengah gencarnya pemberitaan media itu terkait  penggunaan pesohor yang dibayar untuk mengunggah status di sosial media yang mendukung kebijakan pemerintah.

Peretas situs Tempo.co mengaku sebagai pemilik akun Twitter @xdigeeembok. Akun ini berseberangan sikap dengan Tempo dalam perkara penggunaan pesohor bayaran untuk mendukung RUU Cipta Kerja. Beberapa kali akun itu mengunggah cuitan yang menyudutkan Budi Setyarso selaku Pemimpin Redaksi Koran Tempo.  

Sehari sebelum peretasan Tempo.co, pada 19 Agustus 2020, akun Twitter milik pakar epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono, juga diobok-obok. Pandu kerap mengkritik kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Salah satu yang dipertanyakan adalah klaim temuan “obat Covid-19” oleh Universitas Airlangga, TNI dan BIN yang menurutnya belum diregistrasi uji klinis oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

(Cyberthreat/PARADE.ID)

Tags: #Intelijen#Siber
Previous Post

Pancasila Dibayangi “Arwah” HTI

Next Post

WHO Tak Wajibkan Anak Berusia 5 Tahun ke Bawah Pakai Masker

Next Post
WHO Tak Wajibkan Anak Berusia 5 Tahun ke Bawah Pakai Masker

WHO Tak Wajibkan Anak Berusia 5 Tahun ke Bawah Pakai Masker

Hari Dokter Nasional 2026: Apresiasi Tinggi bagi Garda Terdepan Kesehatan

2026-10-24
Jangan Defensif Hadapi MSCI, Rupiah Bisa Rp22.000

Jangan Defensif Hadapi MSCI, Rupiah Bisa Rp22.000

2026-10-24

Dandhy Laksono Dipanggil Polisi, Pengacara Nilai Undangan Cacat Formil

2026-10-23

OJK Jatuhkan Sanksi Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN

2026-10-23
Ekonom: Indonesia Jadi “Neraka” Investor

Ekonom Prediksi Ekonomi RI 2027 Hanya Tumbuh 3 Persen

2026-10-23
Prabowo Resmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan di Rakornas TPAKD

Prabowo Resmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan di Rakornas TPAKD

2026-10-23

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Demo Jakarta 20 Oktober 2026 Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    Demo Jakarta 20 Oktober 2026 Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MUI Minta Presiden Beri Perhatian Lebih atas Karhutla Berstatus Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Duka di Bawah Kibaran Bulan Bintang: Ketika Janji Politik Bertukar Kekerasan di Sagoe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pakar: Hukum Jadi Alat Kekuasaan, Supremasi Hukum Indonesia “Sudah Runtuh”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In