Jumat, September 4, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Pancasila Dibayangi “Arwah” HTI

redaksi by redaksi
2020-08-23
in Nasional, Politik
0

Dok: harianterbit.com

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Wakil Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama & LAKPESDAM PW NU Jawa Timur, Ahmaz Zainul Hamdi menyampaikan bahwa informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ada sembilan perguruan top di Indonesia yang terpapar paham ideologi dan gerakan radikalisme.

“Radikalisasi di perguruan tinggi terjadi itu adalah ketika kelompok Masyumi atau sekelompok orang yang cara beragamanya puritanis, di mana Natsir mencurahkan tenaganya dengan membuat Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) yang targetnya adalah masjid-masjid kampus,” katanya, kemarin, dalam webinar yang berjudul “Menjaga Pancasila dari Bahaya Propaganda Komunisme dan Khilafah”.

Related posts

Pastikan Pelaksanaan Magang Nasional Jembatan Memasuki Dunia Kerja

2026-09-03
Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

2026-09-02

“Kelompok ini sejak awal membawa gagasan-gagasan Abu Al’A’la Al-Maududi dan Ikhwanul Muslimin,” sambungnya, di acara yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Se-Indonesia (FKMTHI Prov. Jawa Timur bekerjasama dengan Yayasan Bina Bangsa Indonesia (BBI).

Dalam risetnya, ia mengatakan ada sebuah kampus top di Yogyakarta, di mana markas mereka ada di masjid dan sudah lama menjadi wilayah. Tetapi tidak disentuh oleh pihak rektorat. Sehingga masjid wilayah suaka.

“Di masjid ini kalau tidak IM, Tarbiyah atua HTI. Mereka menjadikan basis untuk menggalang massa. Dan bahkan kos-kosan di sekitarnya ‘ter-blok’ menjadi semacam ‘pesantren’ tempat bidikan kaum Salafi,” kata dia lagi.

Sementara itu Ketua Umum WASHATI, Fauzan Amin seperti mengamini apa yang disampaikan oleh Zainul, bahwa mereka-mereka juga masuk ke masjid-masjid, tak terkecuali masjid lembaga negara. Mereka disebut Fauzan anti-negara tapi mengambil uang-uang yang dikelola negara.

“Jangan sampai kita teriak-teriak anti kelompok kanan tetapi tidak turun ke lapangan seperti terlibat aktif di pos-pos tempat mereka menabur benih,” katanya, di acara yang sama.

Selain itu, pembicara lainnya, yakni Makmun Rasyid selaku Founder Media Sangkhalifah.co dan Ketua Yayasan Bina Bangsa ISNU mengatakan bahwa adalah kelompok mereka yang membangkitkan narasi-narasi masa lalu dilakukan sembari membuat ketakutan di masyarakat tentang bahaya komunisme dan PKI.

“Ini dilakukan kelompok HTI agar gagasan khilafah tidak disentuh oleh pihak-pihak di luarnya. Tapi bagi saya, baik komunisme, PKI dan khilafah sama-sama terlarang dan berbahaya,” kata dia.

Organisasi HTI sendiri sudah dibubarkan. Namun dinilai tidak terlarang oleh Negara. Berbeda dengan komunisme (PKI), selain dibubarkan juga terlarang di Indonesia.

(Verry/PARADE.ID)

Tags: #HTI#Nasional#Pancasilakomunispolitik
Previous Post

Terbakarnya Gedung Kejagung di Tengah Dua Kasus Kakap

Next Post

Direktur CISDI yang Situsnya Diretas Singgung Peran Intelijen

Next Post
Direktur CISDI yang Situsnya Diretas Singgung Peran Intelijen

Direktur CISDI yang Situsnya Diretas Singgung Peran Intelijen

Pastikan Pelaksanaan Magang Nasional Jembatan Memasuki Dunia Kerja

2026-09-03
Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

2026-09-02
Hitung Korban Asap, Bukan Cuma Lahan Terbakar

Hitung Korban Asap, Bukan Cuma Lahan Terbakar

2026-09-01

Legislator Aceh: Blok Andaman Harus Rujuk Pasal 33 UUD 1945

2026-08-31
Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

2026-08-30
Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

2026-08-29

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Ketik Free iPhone, Modus Penipuan Giveaway Muncul di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GSBI: RUU Ketenagakerjaan Masih Bernuansa Omnibus Law

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Legislator Aceh: Blok Andaman Harus Rujuk Pasal 33 UUD 1945

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In