Selasa, September 29, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Imam Masjid di New York Mengomentari Rencana Penamaan Nama Jalan Ataturk

redaksi by redaksi
2021-10-22
in Nasional, Pendidikan, Politik
0

Dok: nusantarafoundation.org/Imam Shamsi Ali

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Imam salah satu masjid di New York, Shamsi Ali ikut memberikan komentar terkait rencana pemberian nama Ataturk untuk jalan di daerah DKI Jakarta, tepatnya di Menteng.

Menurut Imam Shamsi, demikian yang dikenal publik, pengusulan nama Kemal Ataturk untuk menjadi nama jalan di sebuah daerah utama Jakarta itu tidak bisa diterima bahkan mencurigakan.

Related posts

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28

“Kemal Ataturk itu tidak saja sekuler…tapi anti agama. Semua yang berbau agama ingin di musnahkan. Lalu sesuaikah dengan Indonesia yang berketuhanan?” katanya, Kamis (21/10/2021).

Sebuah nama menurut dia tentu mempunyai nilai filosofi yang ingin disampaikan. Ada kelebihan, ada manfaat, ada pelajaran.

“Kemal Ataturk itu gagal dlm & luar negeri. Gagal mewujudkan Demokrasi. Di zamanya bkn rakyat yang punya suara. Rakyat direfresi oleh militer..inikah yg ingin disampaikan?”

“Di luar negeri Kemal Ataturk apa yang berhasil? Keinginannya saja ingin jadi bagian Eropa/NATO nggak diterima,” sambungnya.

Padahal, katanya, sudah jual kehormatan, merendahkan diri kepada Eropa. Dan hal ini dilihatnya berbeda sekali dengan Bung Karno yang dihormati oleh dunia.

“Siapa yang tdk ingat beliau dengan gagasab GNB? Karenanya tidak usah dipaksakan untuk sesuatu yang tidak manfaat. Bahkan mengusik sensitifitas masyarakat luas.”

Lebih dari itu jelas menurutnya tidak sejalan dengan nilai Pancasila yang berketuhanan. Apalagi sadar akan kenal Ataturk yang membumi hanguskan Islam di negeri itu.

Khawatirnya, kata dia, kalau ada yang memang sengaja testing the water. Setelah Ataturk, nanti kedutaan kita mengusulkan ke pemerintahan China memasang nama jalan dengan nama tokoh kita.

“Lalu China akan memasang siapa di Indonesia? MAO? Sekarang nama jalan…setelah itu patung?”

Menurut dia, adanya sebuah jalan di sebuah negara tidak terlalu signifikan untuk dijadikan alasan solidnya hubungan kedua Negara. Di Pakistan (Karachi) itu ada nama jalan Soekarno. Tapi, kata dia, bukan itu ukuran hubungan RI dan Pakistan.

“Jadi jangan ngototlah dgn sesuatu yang hanya kontroversial.”

(Sur/PARADE.ID)

Tags: #Ataturk#Nasional#Pendidikanpolitik
Previous Post

Nasdem Cianjur Gelar Pendidikan Politik dan Kaderisasi

Next Post

[In Picture] Aksi Mahasiswa (BEM SI) di Silang Monas terkait Kepemimpinan Jokowi

Next Post
[In Picture] Aksi Mahasiswa (BEM SI) di Silang Monas terkait Kepemimpinan Jokowi

[In Picture] Aksi Mahasiswa (BEM SI) di Silang Monas terkait Kepemimpinan Jokowi

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28
Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

2026-09-28

Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

2026-09-25

APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

2026-09-24
Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

2026-09-24

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lepi Ali Firmansyah Kembali Terpilih Menjadi Ketua PKB Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Mula Berdirinya Kesultanan Utsmani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Pemimpin Dibiayai Cukong Direspon Politisi: Tunjuk Hidung Saja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In