Senin, Oktober 5, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Imbauan untuk Pejabat: Bertindaklah sebagai Guru untuk Rakyatnya

redaksi by redaksi
2021-09-02
in Nasional, Politik
0
Imbauan untuk Pejabat: Bertindaklah sebagai Guru untuk Rakyatnya

Foto: dok. republika.co.id (ilustrasi)

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Kritik itu bagian dari pengingat, sekaligus vitamin bagi siapa saja, termasuk pemerintah. Asal kritik itu disampaikan dengan bijak, maka ia rasanya perlu menjadi perhatian oleh kita, terlebih oleh pemerintah.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), yang juga merupakan Anggota DPD, Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan bahwa kritik itu sah-sah saja. Tapi jangan selalu menyengaja mau mengkritik.

Related posts

Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

2026-10-04
Koordinator Poros Prabowo-Puan Minta Megawati Pecat Peneliti BRIN Ini, Ada Apa?

Poros Prabowo Presiden Dukung Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

2026-10-03

Untuk kritik, sampaikanlah ide. Sampaikanlah pesan-pesan. Penilaian kepada kebijakan yang pemerintah buat.

“Misalnya tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah, ya, itu namanya orang yang mengkritik. Jadi tidak perlu meniatkan untuk mengkritik. Sampaikan saja yang benar,” dalam perbincangan dengan Ketua MUI KH Cholil Nafis, di kanal YouTube TVMUI, belum lama ini.

Kritik itu, kata dia, bukan niat untuk menjatuhkan, apalagi mengkritik itu sampai ngorek-ngorek keluarganya. Itu bukan mengkritik namanya.

Kritik Lewat Mural

Bagi Prof Jimly, kritik (lewat) mural itu ekspresi seni. Di ruang publik. Di ruang umum. Namun demikian, katanya, perlu ada aturan untuk itu. Dimana diperlukannya petugas. Tetapi petugas itu melakukan tindakan harus memakai cara yang baik dalam menindak.

“Soal pandemi ini menyangkut nasib semu kita. Sebaiknya, politik adu domba, politik permusuhan, dikurangi dulu. Fokus dulu mengenai Covid ini. Pasti juga (penanganan) Covid ini tidak sempurna juga,” katanya.

“Bagaimanapun manajemen pemerintah ini banyak kekurangannya. Kita pun kalau yang menempati posisi Pak Luhut, misalnya, pasti banyak juga kekurangannya,” sambungnya.

Jadi, kata dia, ini memang masalah yang dihadapi semua negara. Ekonomi semua negara itu turun semua. Hanya saja kalau ditambah dengan permusahan lagi, makin kacau kita. Menurut dia, keselamatan sebagai hukum tertinggi harus tetap didahulukan.

“Tapi sementara itu kalau pemerintah juga tidak mau terima kritik, ya, repot juga. Mural di sana dihapus. Bisa jadi makin banyak mural di mana-mana, karena politik ini sudah campur aduk. Ditambah masih tiga tahun lagi orang bicarakan Capres,” penglihatannya.

Ia rasa saat ini semua pejabat, presiden harus saling merangkul. Saling merukunkan. Bukan malah memberikan pembenaran permusuhan.

“Jadi, suara-suara dari istana kayak Ngabalin agak turunkan tensi. Tidak baik makin memperparah komunikasi publik. Belum lagi Moeldoko mau merebut partai orang. Ini kan orang jadi mengasosiasikan ke istana semua. Jadi tidak sehat,” sesalnya.

Menurut Prof Jimly, perlu adanya rekonstruksi dari sistem komunikasi, karena salah satu fungsi kepemimpinan itu komunikator. Komunikasinya harus efektif. Selain fungsi keteladanan, sistem building dan kemudian komunikasi, karena pemimpin itu adalah guru.

Pemimpin itu digugu dan ditiru. Jadi tidak bisa tidak dia itu harus menjadi pemimpin yang baik. Sama, guru yang baik itu pemimpin yang baik juga. Jangan mengajarkan sesuatu karena hasil survei. Tidak bisa. Ajarkan yang baik itu dengan cara yang baik seperti pemimpin.

“Maka Konghucu mengatakan, ‘Kalau kamu berpergian bertiga, satu angkat jadi guru.’ Nabi Muhammad bersabda, mirip dengan itu. ‘Apabila kamu berpergian bertiga, angkat satu jadi pemimpin’. Sebab menurut saya itu pemimpin itu, ya, guru. Guru itu, ya, memimpin,” tegasnya.

Hal itu pun bisa dimulai dari Presiden Jokowi. Lanjut ke kiai Ma’ruf Amin, yang diikuti semua menteri: bertindaklah sebagai guru untuk rakyatnya.

(Sur/PARADE.ID)

Tags: #Hukum#Nasionalpolitik
Previous Post

Penegakan Hukum atas Nama Menjaga Hehormatan Lambang Negara Bisa Diperbaiki

Next Post

Peran Ulama, Intelektual, dan Akademisi Bisa Menstabilkan Negeri

Next Post

Peran Ulama, Intelektual, dan Akademisi Bisa Menstabilkan Negeri

Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

2026-10-04
Koordinator Poros Prabowo-Puan Minta Megawati Pecat Peneliti BRIN Ini, Ada Apa?

Poros Prabowo Presiden Dukung Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

2026-10-03
Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

2026-10-02
Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

2026-10-01
Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

2026-09-30
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ormawa Unpam: Aksi Merusak Fasum hingga Penjarahan Mencederai Nilai Perjuangan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In