Selasa, September 29, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Indonesia Siap Hentikan Impor Beras

redaksi by redaksi
2025-10-09
in Nasional, Politik
0
Indonesia Siap Hentikan Impor Beras

Foto: Andi Amran Sulaiman (Mentan)/tangkapan layar

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan percepatan drastis target swasembada beras Indonesia, dari yang semula 4 tahun menjadi hanya 2-3 bulan lagi. Pengumuman ini disampaikan usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) dengan Presiden membahas ketahanan pangan, Kamis (9/10/2025).

“Target Bapak Presiden pertama kepada kami pada saat dilantik yaitu 4 tahun harus swasembada pangan khususnya beras. Kemudian setelah 21 hari ada perubahan sedikit, target 4 tahun menjadi 3 tahun. Setelah 45 hari ada perubahan sedikit lagi dari target 3 tahun menjadi 1 tahun,” ungkap Amran.

Related posts

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28

Ia melanjutkan, “Alhamdulillah hari ini, mudah-mudahan tidak ada aral melintang 2 bulan ke depan kurang lebih 3 bulan insyaallah Indonesia tidak impor lagi.”

Produksi Melonjak 4 Juta Ton

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras Indonesia saat ini mencapai 33,1 juta ton, dengan proyeksi akhir tahun mencapai 34 juta ton. Angka ini melonjak signifikan dibanding tahun lalu yang hanya 30 juta ton, atau peningkatan 4 juta ton.

“Produksi kita oleh FAO diprediksi kenaikannya adalah nomor dua terbesar dunia,” kata Amran bangga.

Pencapaian ini melampaui target dari DPR Komisi 4 dan Kementerian Keuangan yang hanya 32 juta ton.

Beras Deflasi di Masa Paceklik

Kabar mengejutkan datang dari inflasi beras September yang justru mengalami deflasi 0,13 persen. Menurut Amran, ini pertama kalinya dalam 5 tahun terakhir terjadi deflasi di bulan September yang biasanya merupakan masa paceklik.

“Khusus bulan ini beras terjadi deflasi yaitu minus 0,13 persen. Lima tahun terakhir ini pertama di bulan September di saat paceklik,” jelasnya.

Pemerintah saat ini memiliki cadangan beras sebesar 3,8 juta ton dan akan terus melakukan operasi pasar dengan cadangan tersisa 1 juta ton.

Kesejahteraan Petani Meningkat

Nilai Tukar Petani (NTP) sebagai indikator kesejahteraan petani juga menunjukkan tren positif. NTP saat ini mencapai 124,36 persen, melampaui target Kementerian Keuangan sebesar 110 persen.

“Ini kabar baik untuk petani Indonesia. Jadi ada peningkatan 4 juta ton,” ujar Amran.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian kini menjadi penyumbang PDB tertinggi pertama, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah Indonesia.

Program Hilirisasi Komoditas

Selain swasembada pangan, pemerintah juga mengakselerasi program hilirisasi berbagai komoditas seperti kelapa dalam, kakao, mente, dan lada.

Untuk kelapa, Indonesia saat ini mengekspor 2,8 juta ton senilai Rp 24 triliun per tahun dalam bentuk gelondongan. “Kalau kita hilirisasi menjadi coconut milk atau VCO, harganya bisa naik 100 kali lipat. Kalau 100 kali lipat kita hitungan rata-rata saja itu bisa menghasilkan Rp 2.400 triliun. Katakanlah separuh saja kali 50 itu menghasilkan Rp 1.200 triliun devisa,” papar Amran.

Deregulasi Pupuk

Amran juga menyoroti keberhasilan deregulasi distribusi pupuk. Sebelumnya, pupuk harus melalui 145 regulasi yang mengikat, melibatkan 12 menteri, 38 gubernur, dan 514 bupati/walikota.

“Sekarang ini dari Kementerian Pertanian, Inpres keluar langsung ke produsen, produsen langsung ke petani hanya tiga step,” katanya.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran Rp 9,95 triliun untuk program pemberian benih dan bibit gratis kakao, kopi, kelapa dalam, mente, dan pala seluas 800.000 hektar yang diproyeksikan membuka 1,6 juta lapangan kerja dalam 2 tahun.

Stok Tertinggi dalam Sejarah

Menanggapi isu 29.000 ton beras yang mengalami penurunan mutu karena disimpan lebih dari 6 bulan, Amran menegaskan angka tersebut hanya 0,071 persen dari total stok 4,2 juta ton.

“Ini pertama dalam sejarah Indonesia stoknya 4,2 juta ton selama merdeka. Bulog berdiri tahun 1967, ini pertama dalam sejarah tidak pernah terjadi,” tegasnya.

Pemerintah telah mengalokasikan Rp 5 triliun untuk membangun gudang Bulog guna mengatasi kekurangan kapasitas penyimpanan.*

Tags: Amran SulaimanImpor beras
Previous Post

Hilangnya Kepemimpinan Moral: Akar Krisis Bangsa Jelang Setahun Prabowo

Next Post

Onno W Purbo Luncurkan Roadmap AI Gotong Royong: Lawan AI Mahal

Next Post

Onno W Purbo Luncurkan Roadmap AI Gotong Royong: Lawan AI Mahal

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28
Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

2026-09-28

Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

2026-09-25

APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

2026-09-24
Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

2026-09-24

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lepi Ali Firmansyah Kembali Terpilih Menjadi Ketua PKB Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Mula Berdirinya Kesultanan Utsmani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Pemimpin Dibiayai Cukong Direspon Politisi: Tunjuk Hidung Saja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In