Selasa, Januari 13, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Ekonomi

Kekayaan Indonesia Sumber Obat dan Pangan Dunia

redaksi by redaksi
2020-12-06
in Ekonomi, Nasional
0

Dok: indonews.id/Prof Emil Salim

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Ekonom senior Prof Emil Salim menyatakan bahwa kekayaan Indonesia berupa keanekaragaman hayati lautan dan daratan merupakan sumber obat dan pangan dunia.

“Bila dikelola lestari dgn science & teknologi. Hutan tropis kepulauan Indonesia diapit Samudra Hindia berbaur dgn Samudra Pasifik sepanjang khatulistiwa,” demikian katanya, baru-baru ini, di akun Twitter-nya.

Related posts

Warga Tamalanrea Tolak Proyek PLTSa, Gelar Nobar Film “Tumbal Sampah”

Warga Tamalanrea Tolak Proyek PLTSa, Gelar Nobar Film “Tumbal Sampah”

2026-01-12
Pilkada melalui DPRD, Kedaulatan Rakyat di Kebiri

Pilkada melalui DPRD, Kedaulatan Rakyat di Kebiri

2026-01-11

Menurut beliau, hutan Indonesia ini sangat kaya akan sumber daya alam genetika dan khas tropis dengan posisi monopoli di dunia. Jika dikelola dengan baik, maka bisa dikembangkan dengan science dan teknologi, misal menjadi squalen obat stroke.

“Essence bunga untuk parfum, dan eucalyptus minyak kayu putih.”

Dukungan pemerintah untuk itu diperlukan dan penting. Agar terlaksana dan tetap lestari.

Sang ekonom tidak hanya memberikan perhatian terkait di atas, melainkan juga memberikan perhatian bagaimana bangsa Indonesia bisa seperti negara lain dalam mengelola dan menghasilkan dari sumber daya alam, bahkan menjadi gudangnya.

“Pengalaman Thailand jadi negara-gudang buah2an berkat daur-ulang biji benih + cinta alam.”

Untuk mencapai itu, beliau menyarankan agar di musim buah (nanti), sehabis memakan buahnya,  biji bisa dikumpulkan, yang kemudian jadikan benih dan disebarkan di tanah terbuka. Di alam bebas, kata dia, kisaran 10 tahun kemudian biji buah dari yang ditambah dapat tumbuh berlipat-ganda.

(Robi/PARADE.ID)

Previous Post

KPK Tetapkan Mensos Tersangka Bansos Corona

Next Post

Kenapa Harus Korupsi? Kenapa tak Mencari Nafkah Lewat Bisnis Saja?

Next Post
Kenapa Harus Korupsi? Kenapa tak Mencari Nafkah Lewat Bisnis Saja?

Kenapa Harus Korupsi? Kenapa tak Mencari Nafkah Lewat Bisnis Saja?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warga Tamalanrea Tolak Proyek PLTSa, Gelar Nobar Film “Tumbal Sampah”

Warga Tamalanrea Tolak Proyek PLTSa, Gelar Nobar Film “Tumbal Sampah”

2026-01-12
Pilkada melalui DPRD, Kedaulatan Rakyat di Kebiri

Pilkada melalui DPRD, Kedaulatan Rakyat di Kebiri

2026-01-11
Kroni Untung, Anak-anak Diracun

Kroni Untung, Anak-anak Diracun

2026-01-09
CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

2026-01-08
Aksi Unjuk Rasa Gerakan Buruh Jakarta Hari Ini di Balai Kota

Buruh Tuntut Pemerintah Mematuhi Putusan MK dan PP Pengupahan

2026-01-08
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

Mengecam Penangkapan Maduro, Bisa Terjadi pada Indonesia

2026-01-07

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Alasannya

    Garuda Muda Raih Emas, Presiden dan Ketum PSSI Singgung Penantian 32 Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tabir Gelap Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Cilacap Mulai Tersingkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Pencabulan di UIN Alauddin Makassar, BMI Minta Aparat Mengusut (Motif) Tuntas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In