Rabu, September 30, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Ekonomi

Kekhawatiran Ekonom terhadap Manufaktur Indonesia Akibat Perang Rusia-Ukraina

redaksi by redaksi
2022-06-25
in Ekonomi, Nasional, Politik
0

Foto: Muhammad Chatib Basri, dok. Ist

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Ekonom Chatib Basri mengaku khawatir dengan manufaktur Indonesia akibat perang Rusia-Ukraina. Dampaknya, bisa jadi manufaktur Indonesia akan tertekan.

Hal itu, kata dia, lantaran kenaikan harga energi dan pangan (akibat perang Russia dan Ukraina)—membuat kenaikan harga dari sisi supply.

Related posts

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28

“Nov lalu saya pernah menulis mengenai resiko stagflasi. Tampaknya kekuatiran ini akan terjadi. Alasannya biaya produksi naik, tapi permintaan melemah. Implikasinya marjin keutungan akan menurun, krn mereka tak bisa sepenuhnya membebankan kenaikan biaya pada konsumen,” demikian anlisisnya, kemarin.

Dalam jangka menengah panjang, lanjut dia, resesi akan membuat permintaan energi akan menurun. Harga energi di satu sisi bisa menurun. Implikasiya boom komoditas SDA yang dinikmati Indonesia akan berakhir, ekspor kita akan melambat.

“Artinya perlambatan ekonomi Indonesia akan terjadi dlm jangka panjang akibat dua hal: pengetatan fiskal dan moneter dan perlambatan ekspor. Seberapa besar?” tertulis demikian di akun Twitter-nya.

Penurunan ekspor akan sangat tergantung krisis di Ukraina ini, kata dia. Bila krisis di Ukraina berlanjut, pasokan energi terganggu, maka harga batu bara dan kelapa sawit masih akan tetap tinggi. Ekspor Indonesia masih tinggi.

“Net effect antara perlambatan permintaan energi akibat resesi dan kenaikan harga energi akibat perang Russia yg akan menentukan seberapa besar ekspor kita akan terdampak.”

Oleh karena itu, menurut dia salah satu concern ekonomi global saat ini adalah mengenai tekanan inflasi. Untuk mengantisipasi inflasi di US, the Fed mengambil langkah menaikkan tingkat bunga secara agresif.

Kenaikan bunga ini akan berdampak kepada perlambatan ekonomi di US. Itu sebabnya orang berbicara mengenai resiko resesi di US. Resesi di US dapat memiliki dampak ke negara lain melalui perlambatan ekspor ke US. Dan implikasinya bisa terjadi resesi global.

(Rob/PARADE.ID)

Tags: #Chatib#Ekonom#Ekonomi#Manufaktur
Previous Post

RUU PPRT Mandeg, Netty Prasetiyani Ingatkan Ini

Next Post

BEM STIE Dewantara Bersama Masyarakat Melakukan Tanam 2.000 Bibit Pohon

Next Post
BEM STIE Dewantara Bersama Masyarakat Melakukan Tanam 2.000 Bibit Pohon

BEM STIE Dewantara Bersama Masyarakat Melakukan Tanam 2.000 Bibit Pohon

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28
Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

2026-09-28

Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

2026-09-25

APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

2026-09-24
Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

2026-09-24

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lepi Ali Firmansyah Kembali Terpilih Menjadi Ketua PKB Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Pemimpin Dibiayai Cukong Direspon Politisi: Tunjuk Hidung Saja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In