Rabu, Maret 4, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Minta Hasil Swab Jenazah Positif Corona, Warga di Makassar Ribut di RS

redaksi by redaksi
2020-06-19
in Nasional
0
Minta Hasil Swab Jenazah Positif Corona, Warga di Makassar Ribut di RS
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar (PARADE.ID)-Keributan sempat terjadi di salah satu rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan, karena warga ramai-ramai memaksa masuk ke RS untuk melihat hasil swab jenazah PDP Corona (COVID-19). Kericuhan ini membuat polisi turun tangan.

Peristiwa ini terjadi di area depan IGD hingga ke halaman RS, Jumat (19/6/2020) sekitar pukul 00.30 Wita dini hari tadi. Salah satu pasien PDP Corona yang merupakan dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Makassar meninggal dunia setelah dirawat, kemudian warga datang ramai-ramai dan sempat membuat keributan.

Related posts

MBG Masih Bermasalah, Pengamat: Jangan Alihkan Isu dengan Konflik Timteng

MBG Masih Bermasalah, Pengamat: Jangan Alihkan Isu dengan Konflik Timteng

2026-03-03

Amnesty Internasional Indonesia Serukan Gerakan Reformasi Jilid II

2026-03-02

Warga yang datang ramai-ramai itu adalah mahasiswa almarhum. Kericuhan mereda setelah dijelaskan pihak RS terkait hasil swab jenazah yang menyebut jenazah PDP itu terkonfirmasi positif Corona.

Kapolsek Mariso Kompol Ahmad Yulias menjelaskan perihal keributan yang sempat terjadi itu. Kompol Ahmad menjelaskan keributan yang terjadi dini hari itu bukan karena warga menolak status Corona. Namun, karena keluarga meminta penjelasan rumah sakit terkait hasil swab jenazah itu, karena mereka hendak memakamkan jenazah.

“Tidak ada penolakan (pemakaman sesuai protokoler COVID-19), tapi dari keluarga dia mau melihat hasil apakah (hasil swab-nya) positif atau tidak, dan kalau memang positif dia ikhlas menerima,” ujar Kompol Ahmad Yulias kepada wartawan, Jumat (19/6).

Kompol Ahmad juga mengatakan massa yang datang ramai-ramai itu adalah mahasiswa dari almarhum. Mereka datang ke RS karena mengetahui kabar duka dosennya meninggal.

“Massa yang kelihatan itu bukan dari keluarga, kebetulan almarhum ini dosen, itu simpatisan mahasiswanya yang spontanitas memberikan support kepada keluarganya,” jelasnya.

Kompol Ahmad mengatakan korban sebelumnya dirawat dengan keluhan sesak napas dan ederma pada paru hingga dinyatakan positif corona setelah dilakukan uji swab. “Kalau dari pemeriksaan dokter dia positif,” tutur Ahmad.

(detik/PARADE.ID)

Tags: #Kesehatan#Nasional
Previous Post

Pemprov Klaim 6 Daerah di Sumbar 100 Persen Sembuh COVID-19

Next Post

Geram dengan Buku Karya Mantan Penasihatnya, Trump: Itu Fiksi Murni!

Next Post
Geram dengan Buku Karya Mantan Penasihatnya, Trump: Itu Fiksi Murni!

Geram dengan Buku Karya Mantan Penasihatnya, Trump: Itu Fiksi Murni!

MBG Masih Bermasalah, Pengamat: Jangan Alihkan Isu dengan Konflik Timteng

MBG Masih Bermasalah, Pengamat: Jangan Alihkan Isu dengan Konflik Timteng

2026-03-03

Amnesty Internasional Indonesia Serukan Gerakan Reformasi Jilid II

2026-03-02
Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Guru: Insentif Naik dan Tunjangan Diperbesar

Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Guru: Insentif Naik dan Tunjangan Diperbesar

2026-02-28
YLBHI: Draf Raperpres TNI Urus Terorisme Cacat Hukum dan Ancam Demokrasi

YLBHI: Draf Raperpres TNI Urus Terorisme Cacat Hukum dan Ancam Demokrasi

2026-02-27

Mahfud MD: Nasionalisme Luntur Bukan tanpa Sebab, Pemerintah Harus Berbenah

2026-02-26
Proses Pemilihan Adies Kadir Hakim MK Sarat Pelanggaran

Proses Pemilihan Adies Kadir Hakim MK Sarat Pelanggaran

2026-02-26

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • YLBHI: Draf Raperpres TNI Urus Terorisme Cacat Hukum dan Ancam Demokrasi

    YLBHI: Draf Raperpres TNI Urus Terorisme Cacat Hukum dan Ancam Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PP 28/2024 Menghapus Praktik Sunat Perempuan, MUI: Bertentangan dengan Syariat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Barisan Oposisi Indonesia (BOI) Tolak Undangan Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proses Pemilihan Adies Kadir Hakim MK Sarat Pelanggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjanjian Dagang RI-AS Bermasalah, Didu: Kualitas Intelijen dan Diplomasi Kita Sangat Anjlok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In