Sabtu, Maret 21, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Minta Hasil Swab Jenazah Positif Corona, Warga di Makassar Ribut di RS

redaksi by redaksi
2020-06-19
in Nasional
0
Minta Hasil Swab Jenazah Positif Corona, Warga di Makassar Ribut di RS
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar (PARADE.ID)-Keributan sempat terjadi di salah satu rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan, karena warga ramai-ramai memaksa masuk ke RS untuk melihat hasil swab jenazah PDP Corona (COVID-19). Kericuhan ini membuat polisi turun tangan.

Peristiwa ini terjadi di area depan IGD hingga ke halaman RS, Jumat (19/6/2020) sekitar pukul 00.30 Wita dini hari tadi. Salah satu pasien PDP Corona yang merupakan dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Makassar meninggal dunia setelah dirawat, kemudian warga datang ramai-ramai dan sempat membuat keributan.

Related posts

Blak-blakan Prabowo: ABS hingga Teror Aktivis Tanggung Jawab Negara

2026-03-20
Hilal tak Terlihat di 117 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Sabtu

Hilal tak Terlihat di 117 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Sabtu

2026-03-19

Warga yang datang ramai-ramai itu adalah mahasiswa almarhum. Kericuhan mereda setelah dijelaskan pihak RS terkait hasil swab jenazah yang menyebut jenazah PDP itu terkonfirmasi positif Corona.

Kapolsek Mariso Kompol Ahmad Yulias menjelaskan perihal keributan yang sempat terjadi itu. Kompol Ahmad menjelaskan keributan yang terjadi dini hari itu bukan karena warga menolak status Corona. Namun, karena keluarga meminta penjelasan rumah sakit terkait hasil swab jenazah itu, karena mereka hendak memakamkan jenazah.

“Tidak ada penolakan (pemakaman sesuai protokoler COVID-19), tapi dari keluarga dia mau melihat hasil apakah (hasil swab-nya) positif atau tidak, dan kalau memang positif dia ikhlas menerima,” ujar Kompol Ahmad Yulias kepada wartawan, Jumat (19/6).

Kompol Ahmad juga mengatakan massa yang datang ramai-ramai itu adalah mahasiswa dari almarhum. Mereka datang ke RS karena mengetahui kabar duka dosennya meninggal.

“Massa yang kelihatan itu bukan dari keluarga, kebetulan almarhum ini dosen, itu simpatisan mahasiswanya yang spontanitas memberikan support kepada keluarganya,” jelasnya.

Kompol Ahmad mengatakan korban sebelumnya dirawat dengan keluhan sesak napas dan ederma pada paru hingga dinyatakan positif corona setelah dilakukan uji swab. “Kalau dari pemeriksaan dokter dia positif,” tutur Ahmad.

(detik/PARADE.ID)

Tags: #Kesehatan#Nasional
Previous Post

Pemprov Klaim 6 Daerah di Sumbar 100 Persen Sembuh COVID-19

Next Post

Geram dengan Buku Karya Mantan Penasihatnya, Trump: Itu Fiksi Murni!

Next Post
Geram dengan Buku Karya Mantan Penasihatnya, Trump: Itu Fiksi Murni!

Geram dengan Buku Karya Mantan Penasihatnya, Trump: Itu Fiksi Murni!

Blak-blakan Prabowo: ABS hingga Teror Aktivis Tanggung Jawab Negara

2026-03-20
Hilal tak Terlihat di 117 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Sabtu

Hilal tak Terlihat di 117 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Sabtu

2026-03-19

Serangan terhadap Andrie Yunus tak Akan buat Kelompok Sipil Bungkam

2026-03-16
LMND: Pasal 33 Belum Ditegakkan di Tanah Papua

LMND: Pasal 33 Belum Ditegakkan di Tanah Papua

2026-03-14
Pimpinan DPR Sahkan RUU PPRT Menjadi RUU Inisiatif DPR

Pimpinan DPR Sahkan RUU PPRT Menjadi RUU Inisiatif DPR

2026-03-13
Buruh Amos Indah Indonesia Tolak Paksaan Resign dan Tuntut Pembayaran THR

Buruh Amos Indah Indonesia Tolak Paksaan Resign dan Tuntut Pembayaran THR

2026-03-12

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Serangan terhadap Andrie Yunus tak Akan buat Kelompok Sipil Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LMND: Pasal 33 Belum Ditegakkan di Tanah Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Cek dan Pihak Ketiga yang Terkoneksi dengan Akun Twitter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paninggahan, Nagari Kecil yang Jadi Perhatian Media Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In