Jumat, Oktober 30, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Hukum

Pemilu saat Ini Tanda Lonceng Kematian Demokrasi di Indonesia

Hal itu disampaikan Cendikiawan Kebangsaan sekaligus Intelektual Muhammadiyah Sukidi Mulyadi, saat ditanya soal pagelaran pemilu saat ini apakah sudah membuat Indonesia sebagai Negara demokratis

redaksi by redaksi
2024-02-17
in Hukum, Nasional, Politik
0
Pemilu saat Ini Tanda Lonceng Kematian Demokrasi di Indonesia

Foto: Cendikiawan Kebangsaan sekaligus Intelektual Muhammadiyah Sukidi Mulyadi, dok. rm.id

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)– Pemilu saat ini tanda lonceng kematian demokrasi di Indonesia. Hal itu disampaikan Cendikiawan Kebangsaan sekaligus Intelektual Muhammadiyah Sukidi Mulyadi, saat ditanya soal pagelaran pemilu saat ini apakah sudah membuat Indonesia sebagai Negara demokratis, yang tayang di salah satu stasiun televisi, baru-baru ini.

“Kematian demokrasi itu ditandai dengan pendekatan kekuasaan yang begitu vulgar dan brutal,” ujarnya.

Apa yang terjadi pada pemilu saat ini, ia katakan merupakan bagian dari apa yang disampaikan oleh professor dari Harvard Law School, Profesor Mark sebagai pendekatan kekuasaan menggunakan jalur konstitusional secara agresif dan brutal demi kekuasaan.

Related posts

Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

2026-10-29

Revisi UU Pemerintahan Aceh Harus Perkuat Kewenangan Migas Blok Andaman

2026-10-28

“Itulah yang sebabnya mengapa, pemilu menandai kematian demokrasi, karena hukum, supremasi hukum, itu ditelikung dengan pendekatan kekuasaan melalui eksploitasi konstitusi secara brutal dan agresif. Jadi menghalalkan segala cara,” terangnya.

Tanpa dibatasi dengan hukum, tirani kekuasaan kekuasaan menurut dia akan menjelma menjadi monster bagi rakyatnya.

“Kita ingat kembali impian republik demokratis yang diletakkan oleh Bung Hatta. Kenapa republik demokratis itu diikat dengan hukum? Karena Bung Hatta, seperti halnya para pendiri Republik Amerika sadar betul bahwa kekuasaan itu harus dibatasi dengan hukum,” imbuhnya.

(Rob/parade.id)

Tags: #Sukidipolitik
Previous Post

Empat Nama Ini Berpeluang Menjadi Anggota DPD RI Mewakili Jakarta

Next Post

Suhu Politik Panas, Sekjen KSBSI Minta Masyarakat Jaga Perdamaian

Next Post
Suhu Politik Panas, Sekjen KSBSI Minta Masyarakat Jaga Perdamaian

Suhu Politik Panas, Sekjen KSBSI Minta Masyarakat Jaga Perdamaian

Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

2026-10-29

Revisi UU Pemerintahan Aceh Harus Perkuat Kewenangan Migas Blok Andaman

2026-10-28
BRIN Dukung Riset dan Inovasi Nasional untuk MBKM

BRIN Kembangkan Biogas Limbah Sawit, Potensi Listrik 3,9 GW

2026-10-28
Pakar Hukum Tara Negara Prediksi Nasib Gibran di Putusan MK

Mengkritik Narasi Sejarah yang Hanya Berpusat pada Elite

2026-10-28
Moh Yamin, Tokoh Penting Sumpah Pemuda

Moh Yamin, Tokoh Penting Sumpah Pemuda

2026-10-28
Seruan #IndonesiaSadar: BEM UI Panggil Rakyat Turun ke Bundaran HI

Seruan #IndonesiaSadar: BEM UI Panggil Rakyat Turun ke Bundaran HI

2026-10-28

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Dandhy Laksono Dipanggil Polisi, Pengacara Nilai Undangan Cacat Formil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Jatuhkan Sanksi Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Netty Aher Ingatkan Kewaspadaan Influenza, 172 dari 400 Spesimen Positif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In