Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Sejarawan Sebut Pemerintahan Jokowi Rezim Hipokrit dan Rezim Kardus

redaksi by redaksi
2020-09-19
in Nasional, Pendidikan, Sosial dan Budaya
0

Dok: kompas.com

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Sejarawan JJ Rizal menyebut pemerintahan Jokowi-Ma’ruf sebagai rezim hipokrit. JJ menyebut demikian terkait mata pelajaran sejarah yang terancam akan dihilangkan.

“inilah tragedi pemerintah yg ngakunya pengikut sukarno, memuja-muji setinggi langit bahkan memberhalakannya, tapi dlm prilaku mengkhianati pesannya yg sangat terkenal ‘jangan sekali-kali meninggalkan sejarah’,” katanya, melalui akun Twitter-nya.

Related posts

Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

2026-08-14
Hadiah Miras Penghafal Quran Disorot Menko Yusril

Hadiah Miras Penghafal Quran Disorot Menko Yusril

2026-08-13

IMG_5079.jpeg

JJ juga menyebut bahwa rezim saat ini rezim kardus. Tidak sesuai dengan Nawacita yang kerap didengungkan.

“butir 8 nawacita itu bilangnya mau ‘melakukan revolusi karakter bangsa melalui penataan kembali kurikulum pendidikan nasional yg menempatkan secara proporsional pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai patriotisme dan cinta tanah air…’”

IMG_5082.jpeg

Menurut dia, menyingkirkan ilmu sejarah sebagai komponen pendidikan itu sama dengan menyingkirkan ilmu humaniora, juha pengetahuan budaya.

“ujungnya belom tentu beprestasi di teknologi, tapi pasti ngalami dehumanisasi en udah keliatan hal ini di mayoritas elite politik, miskin kemanusiaan yg adil beradabnya.”

JJ menyebut, menjadikan mata pelajaran sejarah sebagai pilihan tak wajib di sekolah dosanya berlipat. Satu mengkhianati visi misi presiden dalam Nawacita Butir ke-8. Kedua durhaka mengaku sebagai kader Sukarno dan petugas partai yang identik dengan Sukarno.

“tetapi tindakannya menginjak-injak pemikiran sukarno.”

Sebelumnya, disebutkan bahwa Kemendikbud berencana akan menjadi pelajaran pilihan. Artinya, pelajaran sejarah kemungkinan tidak lagi menjadi pelajaran utama di kemudian hari.

(Robi/PARADE.ID)

Previous Post

Dukung Anak Jokowi di Pilkada, Fahri Hamzah: Masak Dilarang?

Next Post

Puluhan Juta Uang Nasabah Dompet Digital Jenius Berpindah Tangan

Next Post

Puluhan Juta Uang Nasabah Dompet Digital Jenius Berpindah Tangan

Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

2026-08-14
Hadiah Miras Penghafal Quran Disorot Menko Yusril

Hadiah Miras Penghafal Quran Disorot Menko Yusril

2026-08-13
Kericuhan di Ilaga, Kantor Pemda Puncak Dibakar Massa

Kericuhan di Ilaga, Kantor Pemda Puncak Dibakar Massa

2026-08-12
Pertumbuhan Ekonomi Kuat di Angka, Rapuh di Fondasi

Pertumbuhan Ekonomi Kuat di Angka, Rapuh di Fondasi

2026-08-12
Ratusan Buruh SBNI Sumut Tuntut Hapus Outsourcing di Medan

Ratusan Buruh SBNI Sumut Tuntut Hapus Outsourcing di Medan

2026-08-11
Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

2026-08-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • TIM Jakarta Utara Solid Dukung TIM Pusat Perjuangkan Blok Andaman

    TIM Jakarta Utara Solid Dukung TIM Pusat Perjuangkan Blok Andaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Jabar KDM Menindas Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri ESDM ke Kepala BPMA: Tingkatkan Lifting Migas di Blok Andaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Buruh SBNI Sumut Tuntut Hapus Outsourcing di Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Turunnya Pengangguran Perlu Diikuti Kualitas Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In