Sabtu, Mei 16, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Visi Misi Ganjar-Mahfud pada Debat Ketiga Capres 2024

Tema pada debat ketiga ini adalah Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik

redaksi by redaksi
2024-01-08
in Nasional, Pertahanan, Politik
0
Visi Misi Ganjar-Mahfud pada Debat Ketiga Capres 2024

Foto: Capres 2024 Ganjar Pranowo saat menyampaikan visi misi serta program kerja pada Debat Ketiga Capres Pemilu 2024/tangkapan layar

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Debat Ketiga Capres Pemilu 2024 digelar. Digelar pada Ahad (7/1/2024), di Istora Senayan, Jakarta. Tema pada debat ketiga ini adalah Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik.

Sebelum debat benar-benar dimulai, masing-masing calon presiden (capres) menyampaikan visi misi serta program kerjanya terkait tema di atas.

Related posts

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

2026-05-16
Izin Masuk Ditangguhkan Arab Saudi Bisa Berdampak ke Kuota Haji

Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan

2026-05-13

Orang pertama yang menyampaikan visi misi serta program kerjanya adalah capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo.

Berikut yang disampaikan Ganjar Pranowo:

“Kami membaca sekaligus mencatat persoalan luar negeri, pertahanan, keamanan dan tentu saja dari tiga ini, kami akan menyampaikan poin per poin. Yang pertama terkait dengan politik luar negeri kita.

Politik luar negeri kita adalah alat untuk negosiasi terhadap dunia luar. Tapi kepentingan nasional harus nomor satu. Kenapa itu menjadi penting? Karena kita mesti betul-betul bisa melakukan redivinisi terhadap politik luar negeri yang bebas aktif, yang disesuaikan dengan kondisi kekinian.

Ini penting. Karena apa? karena perlu untuk memilih, memilah, dan memprioritaskan yang menjadi kekuatan, keinginan dari bangsa dan Negara ini.

Rakyat butuh pekerjaan. Rakyat butuh lapangan kerja lebih banyak. Investasi harus lebih banyak. Maka kita mesti memperkuat infrastruktur diplomasi kita. Duta besar, para diplomat, dan tentu saja inilah yang mesti kita berikan penugasan-penugasan untuk membereskan persolan-persoalan kepentingan ekonomi nasional dalam konteks kekinian. Dan tentu saja kita tidak pernah lupa Indonesia selalu setia pada kesepakatan yang pernah diambil.

Dekolonilisasi yang dilakukan, mendorong, meyakinkan kita semua untuk membebaskan seluruh bangsa tanpa boleh mengintervensi satu dengan yang lain. Dan inilah komitmen kita pada kemerdekaan Palestina yang kita dukung terus menerus. Maka kalau lah kemudian itu kita kerjakan—beberapa problem iklim, barangkali akan kita selesaikan dengan membawa pola-pola diplomasi sesuai dengan kekinian yang diperlukan. Atau barangkali kepentingan UMKM yang mesti kita bawa ke dunia internasional seperti praktik yang pernah kami lakukan di Jawa Tengah. Dan itu membikin masyarakat akan merasakan politik luar negeri jauh lebih baik.

Pertahanan. Sistem pertahanan rakyat semesta mesti kita dorong. Kita lapisi dengan pertahanan yang betul-betul berlapis dan kita jadikan benteng pertahanan nusantara sebagai sebuah satu kesatuan. Dan kita perlu penataan gelar pasukan, karena IKN menjadi pusat gravitasi baru dan ini bagian dari antisipasi terhadap tarung global antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Untuk itulah, pertahanan kita mesti masuk pada wilayah 5.0, dengan teknologi sakti, dengan rudal hiporsonik, senjata siber, sensor kuantum, dan sistem senjata otonom. Dan itu bisa dilakukan kalau anggaran dari Kemenhan itu 1-2 persen dari PDB, sehingga MEF (Minimum Essential Force) kita akan bisa tercapai. Karena ini yang mengerikan, di 2024 saya khawatir ini tidak akan tercapai.

Untuk keamanan. Terorisme, narkoba, pinjaman online, judi online, kekerasan seksual, ini perlu mendapatkan perhatian, termasuk TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang). Maka reformasi kepolisian betul-betul harus mengantisipasi ini dengan penguatan siber sistem kita, termasuk pengembangan SDM siber yang kuat.

Polisi, yang menjadi pengabdi masyarakat, betul-betul akan bisa mengayomi, seperti kemudian saat saya bertemu dengan Ibu Merry Hoegeng. Bagaimana Ibu Merry menceritakan bahwa polisi kita mengayomi dengan kesungguhan. Polisi kita hidup dengan sangat sederhana dan mereka punya integritas yang tinggi.

Sebagai anak polisi, saya paham betul, ini sesuatu yang sulit dan pasti akan bisa kita lakukan. Dan tentu saja, inilah capaian-capaian yang akan kita lakukan oleh Ganjar-Mahfud. Bismillah. Insyaallah kami siap.”

Usai Ganjar, berlanjut, ke capres selanjutnya untuk menyampaikan visi misi serta programnya. Yakni ke Anies dan Prabowo.

(Rob/parade.id)

Tags: #Ganjar#Pilpres2024politik
Previous Post

Kesaksian dan Manifesto Gerakan Rakyat untuk Perubahan di GOR Abirawa

Next Post

Visi Misi dan Program Kerja Anies di Debat Ketiga Capres 2024

Next Post
Visi Misi dan Program Kerja Anies di Debat Ketiga Capres 2024

Visi Misi dan Program Kerja Anies di Debat Ketiga Capres 2024

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

2026-05-16
Izin Masuk Ditangguhkan Arab Saudi Bisa Berdampak ke Kuota Haji

Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan

2026-05-13
Bank Plat Merah  Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

2026-05-13
30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

2026-05-10
JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran

JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran

2026-05-11
UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

Dahulukan Kurban atau Akikah?

2026-05-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Gelar Pahlawan Bukan Akhir Kasus Pembunuhan Marsinah

    Gelar Pahlawan Bukan Akhir Kasus Pembunuhan Marsinah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MAA Jakarta: Revisi UUPA Jangan Kikis Jati Diri Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Lindungi Akun Gmail dari Peretas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah 6 Destinasi Wisata Alam di Simalungun Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In