Rabu, Februari 11, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Israel Bilang “Tak Mesti” di Balik Semua Insiden Situs Nuklir Iran

redaksi by redaksi
2020-07-06
in Internasional
0
Israel Bilang “Tak Mesti” di Balik Semua Insiden Situs Nuklir Iran
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Yerusalem (PARADE.ID)- Menteri pertahanan Israel mengatakan pada Minggu pihaknya tak “mesti” di balik setiap kejadian misterius di Iran, setelah kebakaran di situs nuklir Natanz mendorong beberapa pejabat Iran mengatakan kejadian itu hasil sabotase siber.

Israel, yang secara luas diyakini merupakan satu-satunya kekuatan nuklir di kawasan itu, bersumpah tak pernah membiarkan Iran memiliki senjata atom, seraya mengatakan Teheran menganjurkan kehancurannya. Iran membantah pernah mengupayakan persenjataan nuklir dan mengatakan program atomnya untuk tujuan damai.

Related posts

MUI Desak Pemerintah Evaluasi Keterlibatan Indonesia di ‘Board of Peace’

2026-01-23
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

Mengecam Penangkapan Maduro, Bisa Terjadi pada Indonesia

2026-01-07

Situs bawah tanah Natanz, tempat bangunan satu lantai terbakar sebagian pada Kamis, merupakan bagian utama program pengayaan uranium Iran dan dipantau oleh para pengawas Badan Energi Atom Internasional, penjaga nuklir PBB.

Ditanya apakah Israel ada kaitannya dengan “ledakan-ledakan misterius” di situs nuklir Iran, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan: “Tak setiap kejadian yang berlangsung di Iran mesti berkaitan dengan kami.”

“Semua sistem itu rumit, sistem itu punya rintangan keamanan yang sangat tinggi dan saya tak yakin mereka selalu tahu bagaimana merawatnya,” kata Gantz kepada Radio Israel.

Tiga pejabat Iran yang berbicara kepada Reuters mengatakan mereka berpendapat sabotase siber terlibat dalam kebakaran Natanz, namun tak memberikan bukti. Dua pejabat mengatakan Israel dapat berada di balik peristiwa itu.

Sebuah artikel oleh kantor berita negara Iran IRNA menyebut apa yang ia namakan kemungkinan sabotase oleh para musuh seperti Israel dan Amerika Serikat, meskipun artikel itu tak menuduh salah satu negara itu secara langsung.

Pada 2010, virus komputer Stuxnet, secara luas diyakini dikembangkan oleh AS dan Israel, ditemukan setelah virus itu digunakan menyerang Natanz.

Bulan lalu, menteri keamanan Israel Zeev Elkin mengatakan Iran berupaya meningkatkan serangan siber pada sistem penyediaan air Israel pada April.

Iran membatasi pekerjaan nuklirnya dengan imbalan pencabutan sebagian besar sanksi global di bawah perjanjian pada 2015 dengan enam negara besar dunia. Iran mengurangi pemenuhan janji membatasi program nuklirnya sejak AS menarik diri pada 2018.

(Antara/PARADE.ID)

Tags: #Internasional#Iran#Israel#Keamanan
Previous Post

Buku Aktivis Demokrasi Tak Lagi Tersedia di Perpustakaan Hong Kong

Next Post

Putin: Amendemen Konstitusional “Hal yang Tepat” bagi Rusia

Next Post
Putin: Amendemen Konstitusional “Hal yang Tepat” bagi Rusia

Putin: Amendemen Konstitusional "Hal yang Tepat" bagi Rusia

Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

2026-02-09
Prabowo: Persatuan Ulama dan Umara Jadi Jaminan Kebangkitan Indonesia

Prabowo: Persatuan Ulama dan Umara Jadi Jaminan Kebangkitan Indonesia

2026-02-09
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi di Hadapan MUI

Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi di Hadapan MUI

2026-02-09
Prabowo Sediakan Lahan 4.000 M² di Bundaran HI untuk MUI

Prabowo Sediakan Lahan 4.000 M² di Bundaran HI untuk MUI

2026-02-09
Khotbah Jumat UBN: Ketauhidan Lawan Kesyirikan

UBN Ingatkan Daya Kritis usai Prabowo Tegaskan Persatuan Ulama-Umara

2026-02-08
Muhammadiyah Minta Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

Muhammadiyah Minta Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

2026-02-07

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Relawan Poros Prabowo Presiden Desak Dirut Subholding Mainstream Pertamina Dicopot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terobosan pada Sidang Etik Polri Diapresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Ananda Tohpati Terseret Isu Dugaan Pengelolaan Dana Tambang di Raja Ampat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In