Minggu, Mei 17, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Opini

Kemerdekaan dan DNA Muhammadiyah

redaksi by redaksi
2020-08-18
in Opini, Sosial dan Budaya
0
Ketum PP Muhammadiyah: Covid-19 Ajarkan Manusia Hargai Nyawa
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Kiai Haji Ahmad Dahlan dan Nyai Walidah Dahlan bersama para penggerak generasi pertama menjadikan Muhammadiyah dan Aisyiyah sebagai tonggak perjuangan keislaman dan kebangsaan secara modern untuk Indonesia Merdeka. Inilah fondasi awal kepeloporan Muhammadiyah untuk Indonesia.

Kepeloporan Muhammadiyah dalam gerakan kemajuan melalui pendidikan, kesehatan, sosial, kebangkitan perempuan, kepanduan, literasi, dan usaha-usaha pencerahan pikiran adalah jalan dakwah dan pembaruan yang membawa suluh modernisasi.

Related posts

Gelar Pahlawan Bukan Akhir Kasus Pembunuhan Marsinah

Gelar Pahlawan Bukan Akhir Kasus Pembunuhan Marsinah

2026-05-09
AS Paksa China Tutup Konsulat Houston Dalam 72 Jam

Hormuz, Trump, dan Manuver Sunyi China

2026-05-08

Serta pembangunan bangsa Indonesia sebelum dan sesudah kemerdekaan. Tidak mungkin merdeka tanpa membangun jalan kemajuan.

Kiprah pergerakan kemerdekaan dan pembangunan Indonesia lintas-batas dikembangkan para tokoh pasca Dahlan. Seperti Fakhruddin, Siti Bariyah, Siti Hayyinah, Siti Munjiyah, Soedirman, Mas Mansur, Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimedjo Kahar Muzakkir, Djuanda, Agus Salim.

Mohammad Roem, AR Baswedan, Gatot Mangkupraja, Nani Wakabone, Hamka, dan figur pejuang lainnya yang menggoreskan tinta emas bagi tegaknya Indonesia merdeka.

Soekarno dan Fatmawati sebagai tokoh sentral Indonesia juga aktif dalam pergerakan Muhammadiyah. Dua Srikandi Indonesia Siti Sukaptinah Soenarjo dan Maria Ulfah pun bersentuhan dengan gerakan Muhammadiyah-Aisyiyah.

Semua tokoh pergerakan Muhammadiyah itu diakui negara sebagai Pahlawan Nasional. “Siapa tak kenal Muhammadiyah”, ujar Soeharto yang menyatakan diri bibit Muhammadiyah.

Memberi tanpa Meminta

Mereka berjuang untuk Indonesia dengan jiwa keislaman dan keindonesiaan yang melintasi, lapang hati, dan berjiwa futuwah atau kesatriaan otentik. Berjuang tanpa pamrih demi Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, makmur dalam jiwa baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Kini para anggota, kader, dan pimpinan Muhammadiyah di seluruh tanah air dan mancanegara menjadi pewaris perjuangan kebangsaan yang berbakti bagi negeri. Bergerak dengan ikhlas hati tanpa mengeluh dan angkuh diri, betapapun terjalnya jalan Indonesia hari ini.

Sebagai pengkhidmatan Muhammadiyah bagi Indonesia yang bermisi dakwah dan tajdid untuk mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa.

Sejarah membuktikan, DNA Muhammadiyah dengan jiwa pembaruan ialah menjadi aktor penggerak dan suluh kebangsaan untuk kemajuan Indonesia sepanjang zaman. Muhammadiyah dalam lintasan pergerakannya terus memberi tanpa meminta, laksana Ibu Pertiwi melahirkan negeri.

Cita pergerakan Muhammadiyah ialah memajukan Indonesia dan mencerahkan peradaban semesta dalam bingkai Islam Berkemajuan untuk rahmatan lil-‘alamin.

*Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir

Tags: #HaedarNashir#Kolom#Sosbud
Previous Post

Soal Data Pribadi di Situs, Jubir MA: Itu Salah, Kami Evaluasi

Next Post

Amien Rais: Otoriterisme Jokowi Makin Pekat

Next Post

Amien Rais: Otoriterisme Jokowi Makin Pekat

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

2026-05-16
Izin Masuk Ditangguhkan Arab Saudi Bisa Berdampak ke Kuota Haji

Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan

2026-05-13
Bank Plat Merah  Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

2026-05-13
30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

2026-05-10
JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran

JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran

2026-05-11
UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

Dahulukan Kurban atau Akikah?

2026-05-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Bank Plat Merah  Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

    Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Pahlawan Bukan Akhir Kasus Pembunuhan Marsinah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah 6 Destinasi Wisata Alam di Simalungun Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MAA Jakarta: Revisi UUPA Jangan Kikis Jati Diri Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Lindungi Akun Gmail dari Peretas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In