Minggu, Mei 17, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

32 Juta Pengguna Google Chrome Kena Serangan Spyware

redaksi by redaksi
2020-06-20
in Teknologi
0
32 Juta Pengguna Google Chrome Kena Serangan Spyware
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Sebuah laporan dari perusahaan keamanan siber Awake Security menunjukkan bahwa ada 32 juta pengguna Google Chrome yang menggunakan aplikasi dari fitur Ekstensi (Extension) yang telah disusupi spyware.

Ekstensi merupakan sebuah alat dalam bentuk add-on yang dijajakan di Toko Aplikasi Browser mulai dari Google Chrome, Opera sampai Mozilla Firefox.

Related posts

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

2026-01-06

Onno W Purbo Luncurkan Roadmap AI Gotong Royong: Lawan AI Mahal

2025-10-10

Setidaknya ada 70 aplikasi ekstensi dan para peretas menyematkan serangan siber berbahaya bertajuk Stealthy Malware Campaign di dalam aplikasi-aplikasi tersebut.

Serangan siber jenis spyware digunakan peretas untuk memantau aktivitas seseorang dan mencuri informasi sensitif seperti kata sandi.

Spyware tersebut akan mengarahkan pengguna untuk mengklik alamat tautan yang telah dirancang sedemikian rupa. Sehingga, saat link dibuka sistem akan langsung mengirim informasi di dalam akun kepada peretas.

Kepala Peneliti Awake Security, Gary Golomb mengatakan pihaknya belum tahu secara pasti siapa saja aktor utama serangan siber ini karena pengembang memberikan informasi palsu ke Google.

Namun kuat dugaan bahwa mereka diduga membeli lebih dari 15 ribu domain dari pendaftar kecil di Israel yaitu CommuniGal Communication Ltd (Galcomm), seperti dikutip Forbes.

Menanggapi dugaan tersebut, Pendiri Galcomm mengatakan pihaknya tidak memiliki keterlibatan sama sekali dengan aksi serangan siber.

“Galcomm tidak terlibat dengan aktivitas jahat apapun,” tegasnya.

Dihubungi secara terpisah, Juru Bicara Google mengatakan kepada jurnalis Forbes bahwa mereka akan mengambil tindakan lebih lanjut berdasarkan hasil riset yang dikeluarkan Awake Security.

“Ketika kami diberitahu tentang ekstensi di Web Store yang melanggar kebijakan, kami mengambil tindakan dan menggunakan peristiwa tersebut sebagai bahan pelatihan untuk meningkatkan keamanan,” kata Jubir Google.

“Kami akan melakukan sweeping secara berkala untuk menemukan ekstensi yang menggunakan teknik, kode, dan perilaku serangan siber serupa lalu menghapus ekstensi tersebut jika melanggar kebijakan kami,” sambungnya.

Google diketahui sudah menghapus 70 ekstensi yang dianggap berbahaya dan melanggar kebijakan mereka, seperti dikutip Tech Radar.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, peneliti keamanan siber John Opdenakker menyarankan pengguna hanya menginstal ekstensi ketika benar-benar dibutuhkan.

Selain itu, penting untuk memeriksa izin yang dibutuhkan ekstensi browser.

“Sangat penting untuk selalu memeriksa izin yang dibutuhan ekstensi browser. Jangan memasang ekstensi yang meminta izin berlebihan, lebih baik cari alternatif lain,” kata Opdenakker.

(cnnindonesia/PARADE.ID)

Tags: #Psyware#Siber
Previous Post

230 Ribu Data Pasien Covid-19 di Indonesia Bocor dan Dijual

Next Post

RUU HIP: PDIP-Jokowi Pecah Kongsi?

Next Post
RUU HIP: PDIP-Jokowi Pecah Kongsi?

RUU HIP: PDIP-Jokowi Pecah Kongsi?

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

2026-05-16
Izin Masuk Ditangguhkan Arab Saudi Bisa Berdampak ke Kuota Haji

Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan

2026-05-13
Bank Plat Merah  Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

2026-05-13
30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

2026-05-10
JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran

JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran

2026-05-11
UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

Dahulukan Kurban atau Akikah?

2026-05-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Bank Plat Merah  Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

    Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MAA Jakarta: Revisi UUPA Jangan Kikis Jati Diri Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Pahlawan Bukan Akhir Kasus Pembunuhan Marsinah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah 6 Destinasi Wisata Alam di Simalungun Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Lindungi Akun Gmail dari Peretas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In