Kamis, Maret 12, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Hukum

AMP Komite Bali Lakukan Aksi: Tuntut Penyelesaian Pelanggaran HAM

redaksi by redaksi
2020-07-06
in Hukum, Nasional
0
AMP Komite Bali Lakukan Aksi: Tuntut Penyelesaian Pelanggaran HAM
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Denpasar (PARADE.ID)- Puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Bali menggelar aksi damai dalam rangka menuntut ditegakannya keadilan dan melawan segala bentuk pelanggaran HAM di Papua. Di antaranya, Negara diminta pendemo bertanggung jawab atas tragedi biak berdarah 1998 yang telah menewaskan ratusan nyawa manusia dan rentetan pelanggaran HAM lainnya di Papua.

Selain itu, pendemo meminta agar ruang demokrasi dibuka seluas-luasnya dan mereka meminta hak agar bisa menentukan nasib sendiri bagi rakyat Papua.

Related posts

Buruh Amos Indah Indonesia Tolak Paksaan Resign dan Tuntut Pembayaran THR

Buruh Amos Indah Indonesia Tolak Paksaan Resign dan Tuntut Pembayaran THR

2026-03-12
Kesepakatan Tarif RI-AS Buka Pintu Freeport tanpa Batas Waktu

Kesepakatan Tarif RI-AS Buka Pintu Freeport tanpa Batas Waktu

2026-03-12

Sebagai bagian dari stimulus, pendemo meminta pemerintah menarik TNI dan Polri dari seluruh tanah Papua. Juga meminta agar Freeport, BP, LNG Tangguh, MNC, dan perusahaan lainnya ditutup dengan segara di atas bumi Papua.

Aksi massa yang dipimpin oleh Jeeno Dogomo ini, yang awalnya damai kemudian berubah menjadi tak terkendali. Mereka berteriak ‘Papua Merdeka’. Aparat keamanan pun menyiram pendemo dengan water cannon karena dianggap tidak sesuai janji dalam menyampaikan aspirasi.

Aksi massa dilaksanakan di Parkir Timur lapangan Renon Dentim.

Pendemo sempat membacakan pernyataan sikap di sela-sela orasinya. Berikut pernyatan sikapnya:

1. Tindakan kolonisasi (sistim) Indonesia beserta tuannya Imperialis telah dan sedang menghancurkan alam serta manusia Papua Historis berdarah-darah pun tercatat sejak Papua di Aneksasi (1 Mei 1963), sejalan Pendudukan Indonesia dengan kekuatan- kekuatan Militeristik serta kepentingan Imperialis di West Papua. Pada 6 Juli 1998 terjadi pembantaian terhadap manusia Papua di kota Biak, yang disebut Peristiwa Biak Berdarah.

2. Peristiwa berdarah akibat tindakan aparat negara yang berlebihan terhadap rakyat yang mengibarkan bendera Bintang Kejora secara damai itu telah mengorbankan 230 orang. 8 orang meninggal; 8 orang hilang; 4 orang luka berat dan dievakuasi ke Makasar; 33 orang ditahan sewenang-wenang, 150 orang mengalami penyiksaan, dan 32 mayat misterius ditemukan hingga terdampar di perairan Papua New Guinewa (PNG).

3. Hari ini genap 22 tahun berlalu tanpa proses penyelesaian kasus dan pembiaran terhadap aparat Negara sebagai pelaku Pembantaian tersebut. Tindakan Pemeliharaan dan melindungi pelaku palanggar HAM, justru melanggengi kepentingan akses eksploitasian Sumber Daya Alam dan menjaga eksistensi mengkoloni Papua. Masifnya Perampasan tanah-tanah adat, serta meningkat represifitas aparat negara disertai dengan masifnya kebrutalan penangkapan aktivis Papua yang makin meningkat. Juga, militer, dibawah kontrol Negara, terus melakukan pelanggaran HAM, Pembunuhan, pemerkosaan, pengejaran dan penangkapan aktivis Papua, bahkan memenjarah hingga mengabisi nyawa.

4. Setelah Biak Berdarah, terjadi pula tragedi Wamewa Berdara (2000 dan 2003), Wasyor Berdarah (2001), Uncen Berdara (2006), Nabire Berdarah (2012), Paniai berdarah (2014), d peristiwa lainnya yang Negara pun tak menyelesaikan kasusnya

(Verry/PARADE.ID)

Tags: #AMP#Bali#Hukum#Nasional#Papua
Previous Post

Mensos Tunaikan Janji Presiden Bantu Korban Bencana di Sukajaya Bogor

Next Post

20 Desa Wisata Sambut New Normal dengan Gerakan BISA

Next Post
20 Desa Wisata Sambut New Normal dengan Gerakan BISA

20 Desa Wisata Sambut New Normal dengan Gerakan BISA

Buruh Amos Indah Indonesia Tolak Paksaan Resign dan Tuntut Pembayaran THR

Buruh Amos Indah Indonesia Tolak Paksaan Resign dan Tuntut Pembayaran THR

2026-03-12
Kesepakatan Tarif RI-AS Buka Pintu Freeport tanpa Batas Waktu

Kesepakatan Tarif RI-AS Buka Pintu Freeport tanpa Batas Waktu

2026-03-12
MBG Gerus Dana Pendidikan, Guru Malah Jadi Pelayan Dapur

MBG Gerus Dana Pendidikan, Guru Malah Jadi Pelayan Dapur

2026-03-11
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

TNI Siaga 1 Ada Apa?

2026-03-11
LBH Jakarta Gugat APBN 2026: Dana Pendidikan Dibajak untuk MBG

LBH Jakarta Gugat APBN 2026: Dana Pendidikan Dibajak untuk MBG

2026-03-10
Prabowo Harus Menjaga Jarak dari Strategi Politik Wag the Dog

Prabowo Harus Menjaga Jarak dari Strategi Politik Wag the Dog

2026-03-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • IWD 2026: Saatnya Negara Bayar Utang ke Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TNI Siaga 1 Ada Apa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Cresyn Indonesia akan Tutup, FSPASI Ingatkan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • YLBHI: RUU PPRT Belum Mengakomodasi Hak Berorganisasi Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In