Jumat, Februari 20, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

KontraS Soroti Efek Penyiksaan Siber: Negara Lalai

redaksi by redaksi
2020-06-26
in Teknologi
0
Perusahaan Israel Diam-diam Intai Pengguna Google Chrome
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS menyoroti praktik penyiksaan di dunia siber dalam setahun terakhir. Hasilnya, penyiksaan siber memberikan dampak yang sama dengan penyiksaan fisik.

“Bahkan dampaknya bisa sampai menimbulkan trauma berkepanjangan. Ada risiko bunuh diri,” kata Peneliti Kontras Rivanlee Anandar dalam konferensi pers daring hari ini, Kamis, 25 Juni 2020.

Related posts

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

2026-01-06

Onno W Purbo Luncurkan Roadmap AI Gotong Royong: Lawan AI Mahal

2025-10-10

Pada tahun ini kasus penyiksaan siber yang menyita perhatian publik adalah peretasan yang berujung penangkapan Ravio Patra serta peretasan panitia diskusi Universitas Gadjah Mada (UGM).

KontraS, Rivan mengatakan, telah menghubungi Rivan dan para panitia acara UGM yang menjadi korban. Para korban mengaku merasa cemas, over-thinking, stres, serta khawatir kejadian serupa akan muncul di kemudian hari.

Rivan menjelaskan dalam penyiksaan siber, negara, aktor nonnegara, dan penjahat terorganisasi tidak hanya memiliki kapasitas untuk melakukan operasi siber yang menimbulkan penderitaan psikis dan mental seseorang.

Para pelaku mungkin juga melakukan penyiksaan siber demi tujuan penyiksaan.

Menurut dia, penyiksaan siber dapat membuat individu atau kelompok merasa cemas, stres, terisolasi dari lingkungan sosial, dan depresi berkepanjangan. Korban juga bisa kehilangan rasa aman untuk menyampaikan ekspresinya di ruang digital.

Adapun individu atau kelompok yang secara sistematis ditargetkan oleh cybersurveillance dan cyberharassment tadi umumnya tanpa alat perlindungan diri yang efektif.

“Negara lalai dan terkesan membiarkan peristiwa terus terjadi,” kata Rivan.
(Tempo/PARADE.ID)

Tags: #KontraS#Siber
Previous Post

Firli Bahuri Dilaporkan Naik Heli Mewah, Wakil Ketua KPK Serahkan ke Dewas

Next Post

BSSN Respons Peretasan Situs DPR RI Terkait RUU HIP

Next Post
BSSN Respons Peretasan Situs DPR RI Terkait RUU HIP

BSSN Respons Peretasan Situs DPR RI Terkait RUU HIP

Laporan KPF: 13 Tewas dan 703 Tahanan Politik dalam Demonstrasi Agustus 2025

Laporan KPF: 13 Tewas dan 703 Tahanan Politik dalam Demonstrasi Agustus 2025

2026-02-19
Fadli Zon: Jokowi Sudah Selesai

Fadli Zon: Jokowi Sudah Selesai

2026-02-19

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

2026-02-13
Menko Airlangga Klaim Penyaluran KUR pada Sektor Pertanian Meningkat Pesat

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,39 Persen di Kuartal IV, Tertinggi di G20

2026-02-13

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Laporan KPF: 13 Tewas dan 703 Tahanan Politik dalam Demonstrasi Agustus 2025

    Laporan KPF: 13 Tewas dan 703 Tahanan Politik dalam Demonstrasi Agustus 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In