Minggu, Mei 17, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Budaya Berpikir Sebelum Bertindak di Medsos Cegah Perundungan Siber

redaksi by redaksi
2021-09-10
in Nasional, Sosial dan Budaya
0
Budaya Berpikir Sebelum Bertindak di Medsos Cegah Perundungan Siber
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Psikolog dari Klinik Terpadu Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani mengatakan budaya think before type (pikir sebelum unggah) saat menggunakan media sosial dapat dijadikan upaya pencegahan cyber bullying (perundungan siber).

Menurut psikolog yang akrab disapa Nina itu,cyber bullying merupakan segala jenis bullying atau perundungan yang dilakukan di dunia maya.

Related posts

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

2026-05-16
Izin Masuk Ditangguhkan Arab Saudi Bisa Berdampak ke Kuota Haji

Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan

2026-05-13

“Bentuknya macam-macam. Misalnya, menyebarkan kebohongan dengan mengatakan si A melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak dilakukan, mengunggah foto yang mempermalukan orang lain, juga mengirimkan pesan yang merendahkan atau mengancam,” kata Nina kepada ANTARA, Jumat.

Menurut Nina, kebanyakan orang kadang kebablasan saat akan mengunggah sesuatu ke media sosial, yang tanpa sadar berpotensi menjadikannya sebagai pelaku atau korban cyber bullying.

“Benar-benar kita pikirkan mau unggah apa dan nulis apa di media sosial. Perlu juga untuk meminta pendapat orang lain apakah yang akan diunggah itu bisa menimbulkan masalah atau tidak,” ujar Nina.

Kemudian, Nina juga mengatakan bahwa saat mengomentari unggahan orang lain, wajib disampaikan dengan kalimat positif yang tidak merendahkan, mengancam, atau mempermalukan mereka.

Jika ingin menegur orang lain di media sosial, kata Nina, gunakanlah cara lain seperti pesan melalui direct message (DM) atau WhatsApp pribadi.

Namun, jika mendapatkan komentar negatif dari orang lain, Nina menyarankan untuk tidak terlalu dipikirkan apalagi saat ini banyak akun palsu dan anonim yang memang dibuat untuk tujuan kejahatan.

“Komentar negatif enggak usah dimasukin ke hati. Itu juga bisa jadi benteng kita,” ujarnya.

Meski demikian, kata Nina, komentar-komentar negatif yang dapat memicu cyber bullying tidak boleh dibiarkan. Menurutnya, orang-orang yang menjadi penonton cyber bullying juga dapat berperan besar dalam menghentikan aksi kejahatan tersebut.

“Kalo ada netizen julid dibiarkan, maka nanti pesan yang ditangkap ‘oh ternyata julid di media sosial itu wajar’. Tapi kalau misalnya sekelompok orang menyampaikan bahwa hal tersebut tidak baik, itu memberikan pesan bahwa perilaku seperti itu tidak diterima oleh masyarakat,” imbuhnya.

“Jadi jangan dianggap biasa. Kita harus sama-sama budayakan bahwa netizen Indonesia bisa lebih tanggung jawab dan solutif. Itu kan bisa memberikan dampak sosial yang lebih positif,” tutup Nina.

*Sumber: antaranews.com

Tags: #Budaya#Nasional
Previous Post

Kasus Positif Covid-19 Tertinggi di Jabar

Next Post

Renovasi Ruang Kerja, Mendikbudristek Disebut Tidak Peka dengan Kondisi Masyarakat

Next Post
Ketua Komisi Dakwah MUI: Selesaikan Konflik Lewat Dialog dan Toleransi

Renovasi Ruang Kerja, Mendikbudristek Disebut Tidak Peka dengan Kondisi Masyarakat

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

2026-05-16
Izin Masuk Ditangguhkan Arab Saudi Bisa Berdampak ke Kuota Haji

Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan

2026-05-13
Bank Plat Merah  Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

2026-05-13
30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

2026-05-10
JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran

JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran

2026-05-11
UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

Dahulukan Kurban atau Akikah?

2026-05-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Bank Plat Merah  Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

    Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MAA Jakarta: Revisi UUPA Jangan Kikis Jati Diri Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Pahlawan Bukan Akhir Kasus Pembunuhan Marsinah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah 6 Destinasi Wisata Alam di Simalungun Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Lindungi Akun Gmail dari Peretas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In