Jumat, Januari 30, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Uncategorized

Mengajak Manusia ke Jalan Allah

redaksi by redaksi
2020-07-09
in Uncategorized
0

Dok: liputan6.com

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Rasulullah ﷺ menerima wahyu pertama dari Allah Ta’alamelalui Malaikat Jibril di Gua Hira, untuk beberapa saat, wahyu tak turun lagi. Ada ulama yang berpendapat, masa terputusnya wahyu ini hanya beberapa hari saja. Namun, ada juga ulama yang menyatakan masa ini mencapai 6 bulan.

Berapa pun lamanya, masa ini telah membuat Rasulullah ﷺ amat gusar. Hingga suatu saat, ketika Rasulullah ﷺ tengah berjalan kaki, tiba-tiba terdengar suara dari langit.

Related posts

Driver Ojol AOS Tuntut Regulasi: Kami Mitra, Bukan Budak Digital

Driver Ojol AOS Tuntut Regulasi: Kami Mitra, Bukan Budak Digital

2025-07-29
Eksklusif! Wawancara Ketum SEROJA soal Rencana Kenaikan Harga BBM

Eksklusif! Wawancara Ketum SEROJA soal Rencana Kenaikan Harga BBM

2022-08-23

“Seketika aku mengarahkan pandanganku ke atas. Dan ternyata malaikat yang dulu mendatangiku di Gua Hira terlihat tengah duduk di atas kursi yang terletak di antara langit dan bumi,” cerita Rasulullah ﷺ sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim.

Rasulullah ﷺ gemetar dan merasa amat takut. Beliau bergegas pulang dan berkata kepada keluarganya, “Selimutilah aku, selimutilah aku!”

Pada saat itulah Allah Ta’ala menurunkan firman-Nya, “Hai orang yang berkemul (berselimut), bangunlah! Lalu berilah peringatan … (hingga akhir ayat ketujuh).”

Inilah surat Al Muddatsir [74], surat kedua yang Allah Ta’ala turunkan setelah surat Al-Alaq [96] ayat 1-5. Dalam surat ini, perintah Allah Ta’alasudah sangat jelas. Allah Ta’ala menyuruh Rasulullah ﷺ untuk bangun. Masa berleha-leha (berselimut) telah usai. Saatnya kini masa berjuang dengan segala risiko yang akan dihadapi, mengajak manusia agar mau menempuh jalan yang lurus. Jalan Islam.

Yang menarik, perintah ini datang justru ketika Rasulullah ﷺ belum lama diangkat oleh Allah Ta’ala menjadi Rasul. Otomatis, belum banyak wahyu yang beliau terima. Baru lima ayat. Setelah itu terputus beberapa lama.

Namun, perintah berdakwah langsung datang ketika wahyu kedua turun. Ada hikmah menarik dari fenomena ini. Bahwa, tugas dakwah harus segera dilakukan meski ilmu yang didapatkan belum banyak.

Kita pun demikian. Setiap kita punya kewajiban berdakwah meski ilmu kita belum banyak. Setiap kali kita memperoleh suatu ilmu, maka amalkan dan dakwahkan. Sebab, seperti itu pula Rasulullah ﷺ. Setiap kali beliau menerima wahyu maka beliau akan mengamalkannya dan mendakwahkannya.

Namun, menurut Ibnu Taimiyah, kewajiban berdakwah bersifat fardhu kifayah. Artinya, jika sebagian telah melakukannya maka yang lain gugurlah kewajibannya. Begitu pula sebaliknya, jika tak ada yang melakukannya, maka berdosalah seluruhnya.

Ini sejalan dengan firman Allah Ta’ala dalam surat Ali-‘Imran [3] ayat 104, “Hendaknya ada di antara kalian segolongan orang yang mendakwahkan kepada kebaikan, memerintahkan yang ma’ruf, melarang yang mungkar. Mereka itulah sebenarnya orang-orang yang beruntung.”

Ibnu Taimiyah juga mengatakan bahwa kewajiban berdakwah tergantung pada kemampuan seseorang. Ini sesuai dengan perkataan Rasulullah ﷺ sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim, “Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka ubahlah dengan lisannya. Dan jika tidak mampu, maka ingkarilah dengan hatinya. Ini menunjukkan serendah-rendahnya iman.”

Meskipun kewajiban dakwah bersifat fardhu kifayah, namun setiap Muslim sangat diajurkan untuk mengambil peran dalam dakwah. Sebab, ada begitu banyak keutamaannya. Bahkan, tersebab dakwah itulah maka umat Islam dikatakan sebaik-baik umat.

Allah Ta’ala berfirman dalam al- Qur’an surat Ali Imron [3] ayat 110, ”Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkaar, dan berimaan kepada Allah.” Wallahu a’lam.

*Mahladi

(hidayatullah/PARADE.ID)

Tags: #Iman#Religi#Sujud
Previous Post

AR. Fakhruddin: Dai Jenaka dari Muhammadiyah

Next Post

Negeri Ini Semakin Tidak Aman

Next Post
Postingan Mengerikan Mantan Dirut Bursa Efek Indonesia

Negeri Ini Semakin Tidak Aman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penanganan Korban Banjir Bandang Sumatra Lamban, Segera Tetapkan Status Bencana Nasional

DPR Sahkan Adies Kadir Jadi Hakim MK, Dikritik Gerakan Rakyat

2026-01-29
Multaqa Alumni Perguruan Tinggi Arab Saudi, UBN Beberkan Hasil Penting dan Tujuannya

Board of Peace Upaya Legitimasi Penguasaan Gaza

2026-01-28
Silaturahmi Laznas dan Badan Wakaf Dewan Dakwah ke Kemenag

Silaturahmi Laznas dan Badan Wakaf Dewan Dakwah ke Kemenag

2026-01-27

26 Serikat Buruh Protes PHK di Lingkungan Kilang Pertamina Cilacap

2026-01-27
Indonesia for Palestine Movement: Sinergi Lintas Sektor Dukung Palestina

Indonesia for Palestine Movement: Sinergi Lintas Sektor Dukung Palestina

2026-01-27
Tokoh Muda Desak Plt Sekda Aceh Selatan Dicopot

Tokoh Muda Desak Plt Sekda Aceh Selatan Dicopot

2026-01-27

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Ilusi “The Art of the Deal” dan Kebangkrutan Hegemoni Amerika 2026

    Ilusi “The Art of the Deal” dan Kebangkrutan Hegemoni Amerika 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serikat Buruh Tuntut Nike dan Adidas Terapkan Upah Sama di Seluruh Rantai Pasok Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Buruh TGSL Akan Digelar 21 Januari di Nike dan Adidas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Kepemilikan Kendaraan Roda Dua Melalui Pembiayaan tanpa Bunga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In